SEMARANG (SUARABARU.ID) – Sinergi antara Polda Jawa Tengah dan Pertamina Patra Niaga Regional Jawa bagian tengah diperkuat melalui berbagai langkah antisipatif, termasuk pengawalan kendaraan tangki BBM secara situasional serta penguatan distribusi pasokan di sejumlah titik strategis.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari kesiapan pengamanan Operasi Ketupat Candi 2026 untuk menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama mudik dan balik Lebaran.
Pengawalan kendaraan tangki BBM akan dilakukan menyesuaikan kebutuhan lapangan, khususnya pada jalur yang mengalami peningkatan volume kendaraan, sehingga mobilitas distribusi energi tetap terjaga di tengah dinamika arus lalu lintas.
Selain memastikan distribusi energi berjalan optimal, masyarakat juga diharapkan dapat berperan aktif dalam menjaga kelancaran perjalanan mudik dengan menerapkan perencanaan perjalanan yang matang.
Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto mengimbau agar pengendara memastikan kondisi bahan bakar kendaraan dalam keadaan cukup sebelum memulai perjalanan.
Pengendara yang melintasi jalur tol disarankan untuk melakukan pengisian BBM hingga kondisi penuh sebelum memasuki perjalanan utama.
“Apabila melakukan pengisian di rest area, masyarakat kami imbau untuk tidak menunggu BBM berada pada kondisi terlalu menipis, melainkan melakukan pengisian lebih awal, terutama sebelum memasuki kota tujuan yang umumnya memiliki tingkat aktivitas kendaraan lebih tinggi selama periode libur lebaran,” ungkap Artanto, Selasa (3/3/2026).
Ia mengatakan, kebiasaan menunda pengisian BBM hingga bahan bakar hampir habis berpotensi menimbulkan antrean panjang di SPBU maupun rest area, bahkan meningkatkan risiko kendaraan mogok akibat kehabisan bahan bakar di tengah perjalanan. Kondisi tersebut dapat mengganggu kenyamanan perjalanan serta berpotensi memicu perlambatan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan.
Artanto mengajak masyarakat untuk mempersiapkan perjalanan mudik secara bijak dengan memeriksa kondisi kendaraan, mengatur waktu istirahat, dan memperkirakan kebutuhan BBM sesuai jarak tempuh perjalanan.
Langkah sederhana tersebut diharapkan mampu menjaga agar momen mudik tetap menjadi perjalanan yang aman, lancar, dan membawa kebahagiaan bersama keluarga.













