blank
Sambil membagi-bagikan takjil, petugas menyampaikan pesan agar berhati-hati saat berkendaraan di jalan. Yakni dengan mengedepankan aspek safety untuk menciptakan keamanan dan keselamatan.(Dok.Humas Polres Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Satlantas Polres Wonogiri, kembali menggelar aksi bagi-bagi takjil Bulan Ramadhan 1447 H (2026 M). Aksi kali ini, digelar di simpang empat Gudang Seng, Kota Wonogiri, Jawa Tengah, disertai pesan hati-hati dalam berkendaraan.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), takjil memiliki dua arti. Secara harfiah, takjil memiliki arti mempercepat atau menyegerakan berbuka puasa saat tiba waktu berbuka. Namun, seiring pergeseran makna di Indonesia, takjil juga diserap sebagai kata benda yang berarti makanan atau kudapan untuk berbuka puasa. Kata takjil, berakar dari bahasa Arab ‘ajjala yang berarti menyegerakan.

Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo dan Kasat Lantas AKP Julius Marlon Gawe melalui Kasi Humas Polres AKP Anom Prabowo, Selasa (3/3/26), menyatakan, pesan agar hati-hati dalam berkendaraan di jalan, merupakan bagian materi dari edukasi tertib berlalu lintas kepada masyarakat. Tujuannya, untuk menghindarkan kecelakaan dan menihilkan fatalitas korban.

Simpang empat Gudang Seng, merupakan perlintasan ruas Jalan Soedirman dengan ruas Jalan Ir Sutami. Pembagian takjil, dilaksanakan saat bersamaan dengan lampu Bangjo traffic light menyala merah. Bersamaan itu, petugas membagi-bagikan takjil sebanyak 250 bungkus.

Kegiatan ini, dimulai sekitar Pukul 16.00, melibatkan personel Satlantas dan anggota Humas Polres Wonogiri. Harapannya, takjil yang dibagikan kepada para pengendara, dapat dipakai berbuka pada saat datang Maghrib. Selagi mereka belum tiba di rumahnya masing-masing. Harapannya, para pengendara tidak perlu ngebut bergegas tiba di rumah, untuk berbuka demi mengakhiri puasanya.

Imbauan

Bersamaan dengan pembagian takjil, petugas juga memberikan imbauan langsung kepada masyarakat, agar senantiasa tertib dan patuh terhadap rambu-rambu lalu lintas. Kecelakaan lalu lintas, sering terjadi karena dipicu oleh adanya pelanggaran.

Kasi Humas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, menambahkan, kegiatan tersebut merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya pada momentum Bulan Suci Ramadhan.

“Melalui kegiatan berbagi takjil ini, kami darfi kepolisian, ingin menunjukkan kepedulian sekaligus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan dalam berlalu lintas,” ujar AKP Anom Prabowo. Sebab, tambahnya, kepatuhan terhadap aturan di jalan raya, sangat berpengaruh dalam menekan angka kecelakaan.

Polres Wonogiri, akan terus mengintensifkan kegiatan preventif dan humanis, sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat. Melalui pendekatan persuasif dan edukatif tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat, sehingga tercipta keamanan dan keselamatan bersama di jalan raya.(Bambang Pur)