blank
Bupati Kudus mengerahkan ASN dan aparat TNI Polri guna membersihkan ruas jalan Sunan Kudus paska Dandangan. Foto: ist

KUDUS (SUARABARU.ID) – Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, mengerahkan ratusan personel gabungan ASN, TNI, Polri, serta relawan untuk menggelar korve atau kerja bakti besar-besaran di kawasan Jalan Sunan Kudus, Jumat (20/2/2026).

Aksi cepat tersebut dilakukan sebagai respons pasca perhelatan tradisi Dandangan guna membersihkan sisa tumpahan minyak dan sampah, sekaligus memastikan pusat kota kembali aman, bersih, dan nyaman menjelang bulan Ramadan.

Aksi bersih-bersih tersebut juga merupakan tindak lanjut instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga kebersihan ruang publik, terutama setelah kegiatan masyarakat berskala besar. Fokus utama pembersihan diarahkan pada sisa tumpahan minyak dan sampah yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Sebanyak 150 personel gabungan diterjunkan dalam kegiatan ini, terdiri dari unsur TNI, Polri, organisasi perangkat daerah (OPD), serta relawan. Operasi pembersihan juga diperkuat armada pendukung berupa tiga unit mobil pemadam kebakaran, dua unit kendaraan dari BPBD, serta satu unit kendaraan Satpol PP guna mempercepat proses penanganan di lapangan.

Bupati Sam’ani menegaskan bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, terlebih menjelang bulan Ramadan ketika aktivitas masyarakat meningkat signifikan.

“Kami memastikan pembersihan berjalan optimal, terutama pada bekas tumpahan minyak dan sampah agar tidak membahayakan pengguna jalan. Pasca kegiatan besar seperti Dandangan, lingkungan harus kembali aman dan nyaman untuk masyarakat,” tegasnya.

blank
Bupati Sam’ani menegaskan bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Foto: Ist

Selain memastikan kebersihan kota, Bupati juga menyampaikan pesan kepada masyarakat dalam menyambut Ramadan agar menjaga toleransi serta kondusivitas wilayah.

“Kami mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan. Mari saling menghormati dan menjaga toleransi. Kami juga mengajak masyarakat bersama menjaga keamanan dan ketertiban agar ibadah berlangsung khusyuk dan nyaman,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Kudus Kota AKP Subkhan menegaskan komitmen kepolisian untuk terus bersinergi dalam kegiatan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kegiatan dimulai sejak pagi. Polri bersama TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait turun langsung ke lapangan. Kalau sebelumnya bersih, harus kembali bersih. Semua dilakukan dengan semangat gotong royong,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama Ramadan, khususnya saat meninggalkan rumah untuk beribadah.

“Kami mengingatkan masyarakat agar memastikan pintu rumah terkunci dan kompor sudah dimatikan saat tarawih. Orang tua juga diharapkan mengawasi anak-anak agar tidak melakukan kegiatan yang berpotensi mengganggu ketertiban, seperti perang air atau perang sarung,” jelasnya.

Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, kawasan pusat Kota Kudus diharapkan kembali bersih, aman, dan nyaman sehingga aktivitas masyarakat menjelang hingga selama Ramadan dapat berjalan lancar.

Ads-Ali Bustomi