blank
Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto saat berdialog dengan Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto Wicaksono dan Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Kumala Enggar Anjarani. Foto: dok Polres Grobogan.

GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Tanggul Sungai Tuntang Jebol di Kabupaten Grobogan mendapat perhatian serius dari Polda Jawa Tengah yang memastikan arus lalu lintas dan distribusi logistik tetap berjalan aman meski jalur utama terdampak kerusakan.

Upaya pengamanan arus kendaraan dan distribusi logistik menjadi prioritas utama Polda Jawa Tengah menyusul Tanggul Sungai Tuntang Jebol yang memicu gangguan arus transportasi di wilayah tersebut.

Polda Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk mengawal percepatan perbaikan infrastruktur agar aktivitas masyarakat tidak terganggu, terutama menjelang meningkatnya mobilitas pada periode Lebaran.

BACA JUGA : Modus COD Terbongkar! Polsek Kudus Kota Amankan Pengedar Miras Ilegal di Purwosari Berkat Laporan Warga

Jajaran kepolisian memastikan seluruh proses penanganan berjalan terkoordinasi dengan instansi terkait demi menjaga stabilitas arus lalu lintas di jalur vital Semarang–Purwodadi.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto menyampaikan pernyataan tersebut saat meninjau langsung lokasi tanggul jebol di Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Senin (18/2/2026) siang.

Dalam peninjauan itu, aparat kepolisian mengecek progres penanganan tanggul sekaligus memastikan pengaturan lalu lintas berjalan efektif di sekitar lokasi terdampak.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto Wicaksono, Kasat Lantas AKP Kumala Enggar Anjarani, serta perwakilan dari BBWS Pemali-Juwana dan Dinas Pekerjaan Umum.

Kehadiran lintas sektor ini memperkuat sinergi dalam percepatan pemulihan infrastruktur sekaligus menekan dampak sosial dan ekonomi akibat terputusnya akses jalan.

Dalam keterangannya di lokasi, Kombes Pol Artanto menjelaskan bahwa proses pemulihan masih berlangsung dengan fokus pada penutupan tanggul menggunakan alat berat serta normalisasi aliran Sungai Tuntang.

“Penutupan tanggul masih kami lakukan secara bertahap. Setelah tahap ini selesai, akan dilanjutkan dengan perbaikan badan jalan yang terputus oleh Dinas PU,” ujarnya.

Ia menyebutkan bahwa koordinasi lintas instansi telah menghasilkan estimasi waktu pengerjaan yang terukur dan realistis.

“Kami berharap sebelum Lebaran, jalur ini sudah kembali normal dan dapat dilalui kendaraan, sehingga mobilitas masyarakat dan distribusi logistik tidak terganggu,” lanjutnya.

BACA JUGA : Ramadan, Pengurus Masjid Agung Kota Tegal dan Paguyuban Pedagang Minta Car Free Night Ditiadakan

Sambil menunggu perbaikan rampung, kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas guna meminimalkan kemacetan dan potensi kecelakaan di sekitar lokasi.

Langkah pengalihan arus diberlakukan karena kondisi jalan terdampak mengalami putus total dan tidak memungkinkan dilalui kendaraan.

“Kendaraan besar, khususnya truk sumbu tiga ke atas dari arah Semarang menuju Grobogan, kami arahkan melalui jalur Demak–Dempet. Sementara untuk kendaraan kecil seperti mobil pribadi dan sepeda motor, diarahkan melalui Gubug–Kemiri–Jeketro–Truko–Wolo–Penawangan, begitu pula sebaliknya dari arah Grobogan menuju Semarang,” jelas Kombes Pol Artanto.

Untuk mendukung kelancaran kebijakan tersebut, personel kepolisian disiagakan di sejumlah titik strategis pengalihan arus.

“Petugas kami siap memberikan informasi kepada pengemudi terkait jalur yang bisa dilalui sesuai jenis kendaraan. Langkah ini penting agar aktivitas ekonomi tetap berjalan, khususnya distribusi barang dan kebutuhan pokok masyarakat,” tegasnya.

BACA JUGA : Dinas Lingkungan Hidup Menguatkan Peran Pengawasan Lingkungan di Daerah

Pengamanan ini sekaligus menjadi bentuk kehadiran negara dalam menjamin rasa aman masyarakat di tengah kondisi darurat infrastruktur.

Polda Jawa Tengah juga menekankan pentingnya kedisiplinan pengguna jalan demi mendukung kelancaran proses perbaikan.

“Kami mengajak masyarakat untuk mematuhi arahan petugas di lapangan, tidak mendatangi lokasi hanya untuk menonton karena dapat menghambat proses perbaikan. Kami juga mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan situasi melalui kanal informasi resmi dan memastikan informasi yang diterima berasal dari sumber yang kredibel dan berwenang,” pungkasnya.

Dengan pengawalan ketat dari Polda Jawa Tengah, perbaikan Tanggul Sungai Tuntang Jebol diharapkan segera rampung sehingga arus lalu lintas dan distribusi logistik kembali normal secara berkelanjutan.

Langkah cepat ini menjadi bagian dari komitmen Polda Jawa Tengah untuk menjaga stabilitas arus, keselamatan pengguna jalan, serta kelancaran distribusi logistik di Grobogan dan wilayah sekitarnya.

TYA WIDYA