SEMARANG (SUARABARU.ID) – Peran perempuan dalam membangun bangsa tidak hanya terlihat di sektor domestik, tetapi juga dalam keberanian mengambil peran strategis di dunia industri dan sosial.
Semangat inilah yang ditunjukkan Srikandi PT PLN Indonesia Power UBP Semarang melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berfokus pada pilar pendidikan.
Membawa semangat “Mencerdaskan kehidupan bangsa”, Srikandi PLN IP UBP Smarang hadir langsung ke tengah masyarakat untuk memastikan kenyamanan belajar bagi anak-anak di wilayah Semarang.
Kepedulian ini diwujudkan melalui distribusi sarana dan prasarana (sarpras) pendidikan yang menyasar berbagai jenjang usia, mulai dari usia dini hingga sekolah menengah.
Aksi nyata ini diberikan kepada infrastruktur penunjang kenyamanan siswa. Di SD Negeri Kemijen 01 (Kemijen), Srikandi PLN IP menyerahkan 10 set meja dan kursi siswa guna menciptakan suasana kelas yang lebih kondusif.
Tak lupa akan pentingnya masa keemasan pertumbuhan anak (golden age), bantuan juga disalurkan ke PAUD dan Rumah Baca Seroja di Tanjung Mas berupa 5 meja belajar dan 20 kursi khusus anak. Bantuan ini diharapkan dapat menunjang tumbuh kembang anak usia dini dengan fasilitas yang ergonomis dan ramah anak.
Sementara itu, untuk menjawab tantangan zaman di tingkat menengah, SMA AL-Fattah (Tambakrejo) menerima bantuan 2 unit computer dari PT PLN Indonesia Power UBP Semarang. Fasilitas ini ditujukan untuk mendukung literasi digital dan memperlancar kebutuhan administratif sekolah.
Retno Wulandari, selaku perwakilan Srikandi PLN IP UBP Semarang dan Assistant Manager Keamanan dan HUMAS PLN Indonesia Power UBP Semarang, yang juga merepresentasikan semangat Srikandi di perusahaan, menegaskan bahwa bantuan ini adalah bentuk sinergi hati dan aksi.
“Bantuan ini merupakan sinergi antara perusahaan dengan kebutuhan nyata masyarakat. Melalui Program PLN Peduli, kami tidak hanya fokus pada aspek teknis, namun juga menyentuh aspek ibadah untuk ketenangan spiritual dan pendidikan masa depan generasi muda. Seluruh aset bantuan telah kami pastikan dalam kondisi terbaik dan siap digunakan,” ungkap Retno, baru-baru ini.
Kehadiran Retno dan tim dalam kegiatan ini menyiratkan pesan kuat bahwa di balik mesin pembangkit yang gagah, terdapat hati Srikandi yang peduli.
Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antara perusahaan dan warga Semarang, serta menjadi bukti nyata kontribusi Srikandi PLN IP dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam menjamin kualitas pendidikan yang inklusif dan merata.
Ning S













