blank
Wapres Gibran bersama Rektor Intiyas dalam Talk Show bertajuk “Arah Baru Pembangunan Nasional”. Foto: UKSW

Menanggapi isu pembangunan IKN, Gibran menjelaskan bahwa progres pembangunan berjalan sesuai timeline dan sesuai target. Ia menepis anggapan negatif bahwa IKN menjadi ghost town, seraya menuturkan bahwa IKN adalah hasil karya anak bangsa yang dirancang sebagai kota yang aman dan modern.

“Oleh karena itu, saya juga mengajak mahasiswa UKSW untuk terlibat dan melihat langsung suasana di IKN,” ungkapnya.

Gibran juga menekankan pentingnya literasi AI sejak usia dini, penguatan ekosistem digital hingga pemanfaatan AI bagi kehidupan masyarakat.

“Edukasi tentang AI dimulai pada usia paling muda, hal ini bertujuan untuk mengasah critical thinking. Saya berharap generasi muda bisa tampil dan lebih adaptif sehingga Indonesia tidak hanya menjadi pasar teknologi melainkan juga produsen,” jelasnya.

Wapres Apresiasi UKSW

Wapres RI menyampaikan apresiasi positifnya kepada UKSW karena telah konsisten menyumbang prestasi dengan membawa nama Indonesia di kancah dunia.

Apresiasi diberikan saat salah satu mahasiswa penanya Charlotte Putri Bandono dari Fakultas Pertanian dan Bisnis (FPB) bersama timnya berhasil meraih penghargaan Top 10 TEKNOFEST 2025 pada kategori Agriculture Technology, Istanbul, Turki.

“Apresiasi untuk UKSW telah mengirimkan mahasiswanya untuk mengikuti kompetisi tingkat dunia. Ini adalah bukti UKSW selalu adaptif, inovatif, dan mempunyai impact,” pungkasnya.

Setelah acara talk show, Gibran berkesempatan mengunjungi sejumlah stan inovasi karya mahasiswa dan dosen UKSW, kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon Lohansung Silver.

Inovasi Berdampak

Sementara itu, dalam sapaan hangatnya Rektor Intiyas menegaskan komitmen UKSW untuk menghadirkan pendidikan tinggi dengan suasana belajar yang berkualitas, asyik, dan menyenangkan.