blank
Proses evakuasi bocah yang tenggelam di bendung Gondoharum. Foto: Ali Bustomi

KUDUS (SUARABARU.ID) – Peristiwa tragis terjadi di Embung Plumbungan, Desa Gondoharum, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. Seorang bocah perempuan berusia 10 tahun dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan air (laka air) setelah terpeleset saat mengambil ikan kecil di embung tersebut, Minggu (26/1/2026) pagi.

Korban diketahui bernama Niswatul Nuril Kasanah (10), warga Dukuh Asem Doyong, Desa Gondoharum, Kecamatan Jekulo. Sementara tiga teman korban lainnya berhasil selamat dan telah kembali ke rumah masing-masing.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan laporan Pusdalops BPBD Kabupaten Kudus, peristiwa bermula pada Minggu pagi sekitar pukul 05.00 WIB. Empat anak perempuan keluar rumah dan berjalan menuju Embung Plumbungan RT 09 RW 02 Desa Gondoharum dengan tujuan bermain dan berlari-lari di sekitar lokasi.

Setibanya di embung sekitar pukul 06.00 WIB, para korban melihat ikan-ikan kecil di pinggir embung. Korban kemudian berniat mengambil ikan tersebut menggunakan wadah cup minuman sambil berjalan menyusuri tepi embung.

Namun nahas, sekitar pukul 07.00 WIB korban terpeleset dan jatuh ke dalam embung yang memiliki kedalaman sekitar 5 meter. Dua teman korban, Nihaya Indana Zulfa (10) dan Arafah Shakila (10), sempat meminta pertolongan kepada dua petani yang berada di sekitar lokasi.

Saat itu, kepala korban masih terlihat di permukaan air. Namun karena kedalaman embung cukup dalam, para saksi tidak berani melakukan evakuasi langsung. Saksi kemudian bergegas memberi tahu pihak keluarga korban, sementara tiga anak lainnya menunggu di lokasi kejadian.

Laporan kecelakaan air diterima sekitar pukul 09.00 WIB. Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Kansar Jepara, BPBD Kabupaten Kudus, Polres Kudus, TNI, relawan, dan warga sekitar langsung menuju lokasi untuk melakukan pencarian.

Setelah dilakukan pencarian intensif, korban akhirnya ditemukan pada pukul 09.53 WIB dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya, korban dibawa ke Puskesmas Jekulo untuk dilakukan pemeriksaan medis.

Hasil pemeriksaan dari pihak Puskesmas Jekulo bersama Tim Inafis Polres Kudus menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban diperkirakan meninggal dunia sekitar dua jam setelah kejadian.

“Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan di rumah duka,”kata Kasi Kedaruratan dan Kebencanaan BPBD Kudus Ahmad Munaji.

Korban Selamat

Selain korban meninggal dunia, tiga anak lainnya yang berada di lokasi kejadian dinyatakan selamat, yakni: Arafah Shakila (10), Nihaya Indana Zulfa (10), Aisyah Nindia (12)

Ketiganya merupakan warga Desa Gondoharum, Kecamatan Jekulo.

BPBD Kabupaten Kudus mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat bermain di sekitar embung, sungai, maupun perairan terbuka lainnya, terlebih saat musim hujan yang membuat kondisi licin dan berisiko.

Tidak ada kerugian materiil dalam kejadian ini. Laporan kejadian disampaikan oleh Pemerintah Desa Gondoharum dan ditangani melalui koordinasi lintas instansi.

Ali Bustomi