TEGAL (SUARABARU.ID) – Soal banjir yang menimpa wilayah Kelurahan Kaligangsa dan Krandon, Kecamatan Margadana, Anggota DPRD Kota Tegal Dapil Margadana buka suara.
Ketua Komisi I DPRD Kota Tegal, M Muslim menyampaikan, wilayah terdampak air genangan yakni di RW 1 sampai 6 Kelurahan Krandon Kecamatan Margadana Kota Tegal.
“Saya melihat terjadi genangan karena kurang koneknya antar saluran termasuk limpahan air dari wilayah sebelah. Karena itu kami bersama pemangku kepentingan untuk musyawarah, merumuskan solusi,” kata Muslim, Minggu (11/1/2025/6).
Menurut Muslim, wilayah tersebut memang memiliki struktur tanah yang cekung. Sehingga air dari tetangga sebelah akan mudah menggenang wilayah tersebut.
Sementara Ketua Komisi II DPRD Kota Tegal, Zaenal Nurohman mengatakan, setelah peninjauan bersama di lokasi terdampak banjir di Dapil Margadana DPRD Kota Tegal akan membahas isyu strategis yang prioritas, sehingga Badan Anggaran (Banggar) dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menjadi utama untuk penyelesaian terkait dengan anggaran.
“Dengan adanya peninjauan bersama Zaenal berharap penyelesaiannya bukan sekedar parsial tapi integral. Itu yang kita inginkan bersama,” harap Zaenal.
Kelurahan Kaligangsa dan Kelurahan Krandon pekan kemarin selama tiga hari telah tergenang air kiriman dari hulu. Ketinggian air mencapai 15-70 Cm. Sejumlah kendaraan tangki penyedot milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Tegal dikerahkan.
Terkait biaya, Plt Kepala Dinas
Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Tegal, Heru Prasetya S.STP menghitung sepanjang 650 Mater dengan talud kanan dan kiri dengan kedalaman 2 Meter, lebar 1,5-2 Meter disesuaikan di lokasi membutuhkan biaya sekira Rp 2,5 Miliar. “Itu pertama yang harus dilakukan,” ucap Heru.
Isno M Wadmin













