SEMARANG (SUARABARU.ID) – Benarkah tidak makan nasi bisa menurunkan berat badan seseorang? Pada umumnya, seseorang yang menjalani diet nasi atau karbohidrat lain adalah untuk mengubah kebiasaan makan yang membantu menurunkan berat badan.
Namun sebagian orang keliru mengartikan diet rendah karbohidrat sebagai aturan makan yang tidak makan nasi atau sumber karbohidrat sama sekali.
Melansir dari Hello Sehat, saat menjalani diet, kamu cukup mengurangi asupan karbohidrat. Kamu juga bisa memilih sumber karbohidrat selain nasi yang mengandung serat tinggi. Karbohidrat berserat tinggi (karbohidrat kompleks) memang akan sulit dicerna tubuh, dan kamu akan merasa kenyang lebih lama.
Karbohidrat kompleks juga cenderung tidak menyebabkan lonjakan gula darah yang dapat meningkatkan risiko diabetes hingga penyakit kardiovaskular.
Di samping itu, tidak mengonsumsi nasi atau karbohidrat lain bisa membuat kamu tidak bersemangat saat menjalani aktivitas sehari-hari. Kamu bisa merasa kelelahan dan tidak enak badan seharian yang justru merusak program diet secara keseluruhan.
Sengaja tidak mengonsumsi karbohidrat sama sekali selama diet bahkan berisiko membuat kamu tambah sulit menurunkan berat badan.
Tidak makan nasi atau sumber karbohidrat lain sama sekali ternyata bukanlah anjuran yang tepat dalam menjaga kesehatan ataupun menurunkan berat badan.
Aturan konsumsi nasi yang sehat tetap mengacu terhadap Angka Kecukupan Gizi. Berdasarkan Permenkes No. 28 Tahun 2019, kebutuhan karbohidrat untuk orang dewasa yang sehat berkisar 430 gram per hari untuk laki-laki dan 360 gram per hari untuk perempuan.
Namun saat menjalani diet, kamu bisa mengurangi asupan karbohidrat harian menjadi sekitar 150–200 gram per hari. Pengurangan asupan nasi harus kamu sesuaikan dengan pola aktivitas. Hal ini perlu dilakukan secara perlahan dalam hitungan mingguan maupun bulanan.
Hindari menurunkan asupan nasi terlalu banyak bila kamu beraktivitas dengan intensitas yang cukup tinggi. Terlalu sedikit karbohidrat akan menurunkan fungsi metabolisme dan menghilangkan massa otot.
Penurunan asupan karbohidrat juga harus kamu imbangi dengan asupan protein, serat, dan zat gizi lain yang tak kalah penting bagi tubuh.
Ning S













