SEMARANG (SUARABARU.ID) – PT PLN Indonesia Power (PLN IP) UBP Semarang pastikan pasokan listrik dalam kondisi aman dan andal selama masa siaga Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Diketahui, masa siaga ini berlangsung hingga 8 Januari 2026, guna menjamin kenyamanan masyarakat serta mendukung kelancaran aktivitas wisata di wilayah Jawa Tengah, termasuk wilayah kepulauan.
Pada saat menjelang pergantian tahun 2026, PLN IP UBP Semarang memperkuat sinergi dengan PT PLN (Persero) melalui koordinasi intensif, guna memastikan kesiapan seluruh infrastruktur kelistrikan.
Pemantauan dilakukan secara komprehensif terhadap performa unit pembangkit, serta memastikan ketersediaan pasokan energi primer dalam posisi aman di atas hari operasi (HOP) yang ditentukan.
Fokus Kesiagaan di Karimunjawa
Komitmen keandalan ini tidak hanya berpusat di daratan Kota Semarang, tetapi juga menjangkau wilayah kepulauan melalui Sub Unit Pembangkitan PLTD Legon Bajak, Karimunjawa.
Bersinergi dengan PLN Sub Unit Karimunjawa, langkah pengamanan pasokan listrik diperketat untuk mendukung lonjakan wisatawan yang menghabiskan libur akhir tahun di pulau tersebut.
Dengan menyediakan 4 pos siaga, 21 personel ahli yang bersiaga 24 jam pemantauan dan penanganan cepat, dan 6 armada untuk memastikan listrik di Pulau Karimunjawa tetap optimal pada perayaan libur Natal dan Tahun Baru.
Tim Pemeliharaan dan Pengamanan Berlapis
Tidak hanya dari sisi operasional, PLN IP UBP Semarang juga menerjunkan Tim Pemeliharaan khusus yang bertugas menjaga performa mesin pembangkit agar tetap prima di tengah potensi peningkatan beban listrik.
Guna menjamin keamanan Objek Vital Nasional (Obvitnas), PLN IP UBP Semarang juga meningkatkan level pengamanan dengan menjalin kerja sama erat bersama Brimobda Jawa Tengah.
Personel Brimob disiagakan di area pembangkit untuk melakukan pengamanan intensif dan preventif, memastikan seluruh aset strategis negara terlindungi dari potensi gangguan keamanan selama masa siaga kelistrikan berlangsung.













