WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Ribuan warga masyarakat Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, dilaporkan tumpah ruah menyambut malam pergantian Tahun Baru 2026. Keramaian massa, mewarnai pada setiap lokasi penyambutan malam old and new year, termasuk pada ruas jalan di sejumlah kecamatan, yang digunakan untuk menggelar acara Car Free Night (CFN).
Pusat keramaian itu, diantaranya terjadi di Alun-alun Giri Krida Bakti depan Kantor Bupati Wonogiri, yang dimeriahkan dengan panggung hiburan menyajikan pentas Wayang Beber Tani, Musik Campursari, Band, Musik Rock dan gelar pameran produk unggulan dari para pelaku Usaha MIkro Kecil Menengah (UMKM). Keramaian di tempat ini, meluber ke ruas Jalan Ir Soekarno di Kota Wonogiri yang membujur di utara Panggung Alun-alun Giri Krida Bakti.
Keramaian yang tumpah ruah, juga dilaporkan terjadi di event CFN yang digelar ruas Jalur Lintas Selatan (JLS) di wilayah Kecamatan Pracimantoro, Kecamatan Giriwoyo dan Kecamatan Giritontro. Keramaian massa juga terjadi di hampir seluruh ibukota kecamatan yang ada di Kabupaten Wonogiri.
Di Kecamatan Selogiri, pusat keramaian penyambutan datangnya malam Tahun Baru 2026, digelar di pelataran parkir kompleks Monumen Tugu Ireng depan Kantor Camat Selogiri. Di kompleks tugu penyimpanan pusaka Pangeran Sambernyawa ini, dimeriahkan dengan Pasar Malam yang menyajikan aneka hiburan, termasuk beragam mainan komedi putar.
CFN di jalur JLS wilayah Kecamatan Pracimantoro, disebutkan sebagai event yang terselenggara di tahun kedua. Berlangsung di ruas JLS Desa Sambiroto, Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri.
CFN Volume-2 Pracimantoro ini, dihadiri langsung oleh Bupati Wonogiri Setyo Sukarno bersama Forkopimcam Pracimantoro, anggota DPRD Kabupaten Wonogiri, tokoh pemuda, serta masyarakat dari Pracimantoro dan wilayah sekitarnya.
Selain menyuguhkan hiburan seni dan budaya lokal, kegiatan ini juga menjadi ruang penggerak ekonomi masyarakat dengan menghadirkan sekitar 130 lapak UMKM lokal. Beragam penampilan turut memeriahkan suasana, mulai dari musik keroncong, pentas band lokal, pertunjukan tari tradisional seperti Tari Kethek Ogleng, Tari Sigrak Jurit, hingga kolaborasi seni modern dan budaya Nusantara.
Refleksi
Dalam sambutannya, Bupati Wonogiri mengapresiasi kreativitas pemuda Pracimantoro, yang mampu menghadirkan hiburan sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat. Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat, dapat menjadikan momentum pergantian tahun sebagai refleksi, serta menunjukkan empati nasional dengan tidak melakukan euforia (perasaan bahagia) yang berlebihan, termasuk tidak mengadakan pesat kembang api atau fireworks party.
Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo melalui Kasi Humas Polres AKP Anom Prabowo, Kamis (1/1/26), menyatakan, Polres Wonogiri mendukung penuh kegiatan masyarakat yang positif, kreatif dan berdampak langsung bagi kesejahteraan warga.
Polres Wonogiri berkomitmen hadir dan mengawal setiap kegiatan masyarakat agar berjalan aman, tertib dan kondusif. Kegiatan CFN merupakan contoh sinergi yang baik antara masyarakat, pemerintah daerah dan aparat keamanan. Ini sekaligus sejalan dengan imbauan Polri untuk merayakan malam tahun baru secara sederhana dan penuh empati.
Pengamanan kegiatan di semua event keramaian malam old and new year, dilakukan secara terpadu oleh personel kepolisian bersama para prajurit TNI. Sejak dari tingkat Polsek dan Koramil, sampai ke jajaran Polres dan Kodim 0728. Pengamanan juga melibatkan aparat dari Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol-PP, panitia internal penyelenggara event dan para pihak terkait lainnya.
Kapolres melalui Kasi Humas Polres AKP Anom Prabowo, menyatakan, selama kegiatan berlangsung, tidak ditemukan gangguan Kamtibmas maupun kejadian menonjol. Semuanya dapat terselenggara aman, nyaman, tertib dan damai serta tenteram, meski massa yang datang berjumlah ribuan.
Polres Wonogiri, menegaskan, akan terus mendorong kegiatan masyarakat yang mengedepankan kebersamaan dan keselamatan, dengan tetap berpijak pada nilai sosial, guyub rukun, kebersamaan. Ini demi upaya menjaga stabilitas Kamtibmas di wilayah Kabupaten Wonogiri, agar situasinya tetap aman dan kondusif.(Bambang Pur)













