blank
Aparat gabungan TNI-Polri bersama Forkopimcam serta pihak terkait, tampil mengamankan ibadah Natal di GBIS Rajawali, Kecamatan Puhpelem, Kabupaten Wonogiri.(Dok.Humas Polres Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Ibadah Nataru (Natal Tahun 2025 dan penyambutan Tahun Baru 2026), digelar di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Rajawali, di Desa Golo, Kecamatan Puhpelem, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Acara gerejani ini, mengusung tema “Dia Imanuel, Tuhan yang Menyertai Kita Sampai Kepada Akhir Zaman.”

Kebaktian ibadah Natal ini, dipimpin oleh Pelayan Firman Pendeta Yusak Sigit Prabowo SH, MTh. Diikuti oleh ratusan Umat Kristiani di wilayah Kecamatan Puhpelem, Kabupaten Wonogiri.

Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo dan kapolsek Puhpelem Iptu Sutrisno melalui Kasi Humas Polres AKP Anom Prabowo, menyatakan, acara Natalan di GBIS Rajawali Golo Puhpelem, berjalan aman dan kondusif. Pengamanan dilakukan oleh jajaran kepolisian dan prajurit TNI dari Koramil-24 Puhpelem Kodim 0728 Wonogiri bersama Panitia Gereja dan unsur terkait lainnya.

Polri, tandas AKP Anom Prabowo, berkomitmen mengupayakan pemberian jaminan aman dan damai kepada para umat Kristiani yang melakukan ibadah dan merayakan Nataru. Sejumlah unsur dari jajaran Forkopimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan instansi terkait, turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Kapolsek Puhpelem Iptu Sutrisno, menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan secara menyeluruh. Ini dilaksanakan sebagai bagian dari tugas Polri dalam menjamin rasa aman masyarakat, khususnya umat Kristiani yang melaksanakan ibadah dan merayakan Natal.

Sebelum ibadah dimulai, personel dari kepolisian, melakukan sterilisasi di dalam dan luar gereja. Hasilnya, tidak ditemukan barang mencurigakan. Situasi berjalan aman dan terkendali hingga kegiatan selesai. Pihak gereja diimbau untuk memahami pentingnya pemasangan CCTV (Circuit Close Television) sebagai langkah pencegahan dan deteksi dini terhadap ancaman gangguan keamanan.

Aktif

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Puhpelem juga menyampaikan imbauan kepada para jemaat, tentang pentingnya untuk ikut serta berperan aktif dalam menjaga situasi Kamtibmas. Kepada masyarakat juga diimbau untuk mematuhi larangan menyalakan petasan dan kembang api, pada saat pergantian tahun.

Kapolres Wonogiri melalui Kasi Humas Polres AKP Anom Prabowo, menegaskan, pengamanan kegiatan keagamaan merupakan bagian dari tugas pokok Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat. Tugas ini ikut masuk dalam Operasi Lilin Candi 2025 mengenai pengamanan Nataru.

Polres Wonogiri berkomitmen untuk berupaya menjamin setiap warga, termasuk Umat Kristiani, dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman dan damai. Pengamanan ibadah Natal ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri dalam menjaga stabilitas Kamtibmas, serta memperkuat toleransi antarumat beragama.

Polri, tambah AKP Anom Prabowo, tidak hanya fokus pada aspek pengamanan, tetapi juga mengedepankan pendekatan humanis melalui koordinasi bersama TNI, Pemerintah Kecamatan, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. ”Sinergitas ini penting agar situasi Kamtibmas pada masa Nataru tetap dalam situasi yang kondusif,” tandas AKP Anom Prabowo.

Ibadah Natal di GBIS Rajawali di Desa Golo, sejak awal sampai usai, berlangsung aman, lancar dan tidak ditemukan gangguan keamanan.(Bambang Pur)