blank
Penandatanganan PKS antara PT Pusat Bahasa dan Budaya Universitas Semarang (USM LCC), dengan Indonesia International Education Foundation (IIEF), dilakukan Selasa (30/12/2025). Foto: dok/usm

SEMARANG (SUARABARU.ID)– Universitas Semarang Language and Culture Center (USM LCC), resmi menjadi penyelenggara Test of English as a Foreign Language Institutional Testing Program (TOEFL ITP).

Penetapan itu menandai langkah strategis USM, memperluas layanan pengujian kemampuan bahasa Inggris yang berstandar internasional. Tidak hanya bagi sivitas akademika USM, tetapi juga bagi perguruan tinggi lain, serta masyarakat umum.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan PT Pusat Bahasa dan Budaya Universitas Semarang, yang dikenal dengan nama USM LCC, dengan Indonesia International Education Foundation (IIEF), di Kantor LCC, Kampus USM, Selasa (30/12/2025).

BACA JUGA: Dema Fakultas Psikologi USM Gelar Sertijab

Naskah Perjanjian Kerja Sama ditandatangani Direktur USM LCC, Dr Adi Ekopriyono mewakili USM LCC, dan Program Assistant IIEF, Hasanudin, mewakili IIEF.

Menurt Adi Ekopriyono, dengan status sebagai penyelenggara TOEFL ITP, USM LCC membuka kesempatan seluas-luasnya bagi mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, alumni, hingga masyarakat umum, yang membutuhkan sertifikasi kemampuan bahasa Inggris, untuk keperluan akademik, profesional, maupun studi lanjut.

”Kami berharap, kehadiran layanan ini mempermudah akses tes TOEFL yang selama ini menjadi salah satu persyaratan penting, dalam dunia pendidikan dan kerja,” katanya.

BACA JUGA: Komunitas Tunas Kecil Berdikari USM Lakukan Gerakan Tanam Pohon di Desa Karangsono

Ditambahkannya, kerja sama dengan IIEF merupakan bentuk komitmen LCC dalam menjaga mutu, integritas, dan standar internasional, dalam penyelenggaraan tes bahasa Inggris.

”Kami ingin memastikan, layanan TOEFL ITP di USM dilaksanakan secara profesional, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan resmi yang berlaku,” ujarnya.

Lebih dari sekadar layanan tes, imbuhnya, kehadiran TOEFL ITP di USM LCC, juga menjadi bagian dari kontribusi institusional USM, dalam meningkatkan kualitas dan daya saing lulusan.

BACA JUGA: Mahasiswa Pariwisata USM Gelar Pergelaran Budaya

Kemampuan bahasa Inggris yang terukur dan tersertifikasi, diharapkan dapat memperkuat kesiapan mahasiswa dan lulusan USM, dalam menghadapi tantangan global.

Secara kelembagaan, penetapan USM LCC sebagai penyelenggara TOEFL ITP, turut meningkatkan kredibilitas USM yang sudah terakreditasi Unggul, sebagai perguruan tinggi yang berkomitmen pada standar mutu internasional.

”Ke depan, USM LCC berencana mengembangkan berbagai program pendukung, seperti pelatihan persiapan TOEFL, workshop bahasa Inggris akademik, serta layanan konsultasi bahasa, guna memberikan manfaat yang lebih luas bagi sivitas akademika dan masyarakat,” ungkapnya.

BACA JUGA: Fakultas Psikologi USM Gelar Psikoedukasi ‘Mindful Parenting’

Hasanudin menjelaskan, TOEFL ITP merupakan tes kemampuan bahasa Inggris yang dikembangkan Educational Testing Service (ETS), dan diselenggarakan melalui kerja sama dengan IIEF sebagai perwakilan resmi di Indonesia.

Tes ini dirancang untuk mengukur kemampuan berbahasa Inggris non-penutur asli, dalam konteks akademik. Ini mencakup keterampilan listening comprehension, structure and written expression, serta reading comprehension.

”Sertifikat TOEFL ITP sendiri, telah diakui secara luas oleh berbagai institusi pendidikan dan lembaga di dalam maupun luar negeri,” tukas dia.

Riyan