blank
Bupati Sigit Pamungkas meresmikan Taman Mangkubumi di Jalan Ahmad Yani, Karangtengah, Nglangon, Sragen, dengan memecah kendi didampingi tokoh masyarakat,  Rabu (31/12/2025). Foto: Anind

SRAGEN (SUARABARU.ID)– Taman Mangkubumi kini makin indah setelah ditata. Penataan ini dilakukan sebagai upaya menata eks kios Pasar Renteng Nglangon, Karangtengah, Sragen.

Kini taman yang menempati bekas Kios Renteng Nglangon itu nampak sebagai taman yang indah. Sekaligus menyediakan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang layak bagi masyarakat sekitar.

Bupati Sragen Sigit Pamungkas menuturkan penataan Taman Mangkubumi tidak hanya bertujuan memperindah fasad kota, tetapi juga menghadirkan pusat aktivitas baru bagi masyarakat. Kawasan ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai RTH, ruang berkumpul keluarga, hingga area olahraga.

“Trotoar sebagai ruang publik ini merupakan koridor paling luas dan nyaman di Sragen, dengan fasilitas yang relatif lengkap, termasuk dua toilet dan menara pandang,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bupati menambahkan ke depan lahan sawah kas milik pemerintah daerah  yang berada di sisi trotoar direncanakan akan dikembangkan menjadi kebun buah.

Program tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menjadi daya tarik wisata baru bagi masyarakat.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan, dan Tata Ruang (Disperkimtaru) Sragen, Aris Wahyudi, menjelaskan penataan Taman Mangkubumi dilakukan untuk meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan serta memenuhi kebutuhan ruang publik yang aman dan nyaman. Taman ini dibangun di atas lahan seluas 420 meter persegi dengan anggaran sebesar Rp1,7 miliar.

“Dengan adanya taman sebagai public space yang memadai ini, kami berharap kebutuhan akan RTH di Kabupaten Sragen dapat terpenuhi secara layak, nyaman, dan aman,” tutur Aris Wahyudi, mantan Dirut Perumda Air Minum Tirto Negoro Sragen.

Sementara itu, Ketua RW Karangtengah, Suprapto, menyampaikan apresiasinya atas langkah pemerintah dalam menata wilayahnya sehingga memiliki citra yang lebih baik.

Sesepuh Kampung Karang Tengah itu  mengungkapkan kondisi kawasan tersebut kini jauh lebih tertata dibanding sebelumnya yang rawan banjir.

“Saya berharap kegiatan Car Free Day bisa ditarik ke area ini agar kawasan semakin ramai, dan rencana kebun buah juga segera direalisasikan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi warga Karangtengah,” pinta Suprapto.

Anind