SEMARANG (SUARABARU.ID) – Polda Jawa Tengah dan Polres jajaran melaksanakan sterilisasi dan pengamanan gereja menjelang pelaksanaan ibadah Natal 2025 pada Rabu (24/12/2025).
Langkah ini merupakan bagian dari rangkaian pengamanan Operasi Lilin Candi 2025 yang digelar serentak di seluruh wilayah Jawa Tengah.
Sterilisasi melibatkan unit K9 dari Satuan Samapta Polres setempat dan tim gegana dari Brimob Polda Jateng. Kegiatan ini sebagai bagian dari upaya memastikan perayaan Natal berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Di Kota Semarang, sterilisasi menyasar 16 gereja. Salah satunya di Gereja Katedral, sterilisasi dilakukan secara menyeluruh, mencakup area luar dan dalam gereja. Petugas dari tim gegana Brimob Polda Jateng menyisir setiap sudut menggunakan peralatan pendeteksi logam serta melibatkan unit K9, guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
Adapun sasaran sterilisasi memastikan tidak ada benda mencurigakan, bahan peledak dan benda berbahaya lainnya yang dapat mengganggu jalannya ibadah.
Selain sterilisasi, aparat kepolisian juga mendirikan pos pengamanan di sekitar lokasi gereja. Pengawasan juga diperketat terutama menjelang pelaksanaan misa malam Natal, dengan fokus pada titik-titik strategis yang berpotensi menimbulkan kerawanan.
Pastor Paroki Gereja Katedral Semarang, Romo Yosafat Dhani Puspantoro menyampaikan, seluruh persiapan Natal dilakukan secara menyeluruh.
Gereja Katedral Kota Semarang memiliki sekitar 3.000 jemaat. Untuk mengakomodasi jumlah tersebut, pelaksanaan misa Natal dibagi dalam beberapa sesi, yakni misa malam Natal I pukul 16.30 WIB dan misa malam Natal II pukul 20.00 WIB pada Rabu (24/12/2025), serta misa Natal Fajar pukul 06.00 WIB, misa Natal pagi pukul 08.00 WIB, misa Natal Adiyuswa pukul 11.00 WIB, dan misa Natal sore pukul 16.30 WIB pada Kamis (25/12/2025).
Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto menegaskan, pengamanan gereja merupakan wujud komitmen Polri dalam menjamin kebebasan beribadah masyarakat.
Dengan sinergi pengamanan dari aparat kepolisian serta kesiapan pihak gereja, Polda Jawa Tengah berharap seluruh rangkaian ibadah Natal dapat berlangsung dengan aman, khidmat, dan penuh sukacita.
“Polri hadir memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani yang melaksanakan ibadah Natal. Kami mengimbau masyarakat tetap menjaga ketertiban dan segera melaporkan ke layanan darurat/Call Center 110 apabila menemukan hal mencurigakan,” tandasnya.
Ning S













