blank
Atap rumah warga Dusun Jambon Sojopuro Mojotengah Wonosobo rusak berat karena disapu angin ribut. Foto : SB/dok BPBD

WONOSOBO (SUARABARU-ID)-Angin puting beliung menerjang Dusun Jambon, Desa Sojopuro, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, Selasa (23/12/2025) sore.

Kejadian tersebut menyebabkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan ringan hingga berat. Kerugian akibat rumah yang rusak diperkirakan sampai sekitar ratusan juta.

Peristiwa tersebut terjadi secara tiba-tiba dan membuat warga panik karena disertai hujan deras serta hembusan angin kencang.

Angin puting beliung dilaporkan melanda wilayah tersebut dalam waktu singkat, namun dampaknya cukup signifikan. Angin puting beliung juga menerjang saat tidak ada hujan pada hari itu.

Atap rumah warga beterbangan, genting pecah, serta beberapa bangunan mengalami kerusakan pada bagian dinding dan rangka atap.

Koordinator TRC BPBD Wonosobo, Sabarno, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait kejadian tersebut dan langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal serta pendataan dampak bencana.

Berdasarkan data sementara, jumlah rumah yang terdampak cukup banyak. Rata-rata rumah yang rusak atapnya kabur karena tersapu angin ribut.

“Data sementara kurang lebih 36 rumah yang sudah masuk, baik rusak sedang, berat, maupun ringan,” jelas Sabarno, Rabu (24/12/2025).

Gotong Royong

blank
Warga, relawan BPBD dan aparat kepolisian saat membantu memperbaiki atap rumah yang rusak. Foto : SB/dok Humas Polres

Dia menambahkan bahwa hingga saat ini proses asesmen masih terus dilakukan oleh tim di lapangan untuk memastikan jumlah pasti kerusakan serta kebutuhan mendesak warga terdampak.

BPBD Wonosobo juga tengah menyiapkan langkah-langkah penanganan lanjutan, termasuk pendirian posko dan koordinasi dengan perangkat desa setempat.

“Saya kemarin baru sampai lokasi lagi cek persiapan Posko Relawan. Hari ini dilakukan gotong royong relawan BPBD dan warga untuk secara bersama-sama memperbaiki rumah warga yang rusak,” lanjutnya.

Beruntung, dalam peristiwa angin puting beliung ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Hanya sejumlah 36 atap rumah warga rusak karena lepas terbawa angin puting beliung.

“Warga setempat saat ini sedang bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan serta memperbaiki bagian rumah yang rusak secara darurat,” terangnya.

Sebagian warga juga terpaksa mengungsi sementara ke rumah kerabat karena kondisi rumah yang belum memungkinkan untuk ditempati.

Penanganan rumah yang rusak tidak memungkinkan dilakukan kemarin sudah malam. Baru pada hari ini warga setempat dan relawan BPBD bisa melaksanakan gotong royong bersama.

BPBD Wonosobo mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, mengingat intensitas hujan disertai angin kencang masih berpeluang terjadi di wilayah Kabupaten Wonosobo.

Muharno Zarka