KUDUS (SUARABARU.ID) – Geliat seni pertunjukan di kalangan pelajar kembali memanas. Komunitas Teater Djarum, didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation, sukses menggelar Festival Teater Pelajar (FTP) XV yang berlangsung meriah di GOR Kaliputu – Djarum Arena 2, Kudus.
Memasuki tahun ke-15, festival teater pelajar bergengsi ini mengangkat tema unik “Estetika Tubuh Artistik”. Sebanyak 42 kelompok teater dari tingkat SMP dan SMA se-Kabupaten Kudus berkompetisi, menantang kreativitas mereka dalam mengolah gerak tubuh sebagai medium utama penyampai pesan di atas panggung.
Tubuh Sebagai Bahasa Utama Panggung
Berbeda dari tahun sebelumnya, tema tahun ini mengajak pelajar untuk tidak sekadar berdialog, namun menggali potensi tubuh—gerak, gestur, dan ritme—sebagai elemen artistik yang membangun harmoni pertunjukan.
Renitasari Adrian, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation, menekankan pentingnya FTP sebagai wadah regenerasi seniman.
“FTP bukan sekadar panggung pertunjukan, melainkan wadah bagi pelajar untuk mengembangkan diri. Pelestarian seni teater Indonesia butuh dedikasi seniman panggung dan regenerasi dari generasi muda yang mencintai seni pertunjukan,” ujarnya.
Proses Panjang Menuju Final
Sebelum mencapai malam puncak pada 19-21 Desember 2025, para peserta telah melalui proses panjang. Mulai dari program Lokapijar (Lokakarya Pelatih Pelajar) untuk para guru dan pelatih, sesi coaching intensif, hingga babak penyisihan ketat pada bulan November.
Dari 42 peserta, terpilih finalis terbaik yang dinilai langsung oleh juri-juri kompeten di bidangnya, yaitu Iswadi Pratama (Aktor/Sutradara), Putri Ayudya (Aktris/Produser), M. Nur Cholis, dan Teguh Yasa.
Iswadi Pratama memuji kualitas para finalis tahun ini. “Para pelajar tidak hanya bermain peran, tetapi benar-benar bercerita dengan hati. Ini membuktikan FTP adalah ruang lahirnya seniman masa depan yang memberi nafas segar bagi seni pertunjukan Indonesia,” ungkapnya.
Daftar Pemenang Festival Teater Pelajar XV (2025)
Pada malam penganugerahan, Teater Bobot (SMP 1 Kudus) dan Teater Patas (SMA 1 Bae) tampil mendominasi dengan memborong gelar Teater Terbaik di jenjangnya masing-masing.
DAFTAR JUARA FTP XV 2025 (TINGKAT SMP)
🏆 PENGHARGAAN KELOMPOK
Teater Terbaik: Teater Bobot (SMP 1 Kudus)
Teater Favorit: Teater Spero (SMP 2 Kudus)
🎭 PENGHARGAAN INDIVIDU
Sutradara Terbaik: Sugiarto (Teater Bobot – SMP 1 Kudus)
Aktor Utama Terbaik: Gading Mas Madj Wirayubi (Teater Bobot – SMP 1 Kudus)
Aktris Utama Terbaik: Aqila Candrasmurti (Teater Bobot – SMP 1 Kudus)
Aktor Pendukung Terbaik: Bagus Prasetya Nugraha (Teater Bobot – SMP 1 Kudus)
Aktris Pendukung Terbaik: Vida Amelia Viorenza (Teater Spero – SMP 2 Kudus)
🎨 PENGHARGAAN ARTISTIK
Penata Musik Terbaik: M. Ulul Azmi (Teater Bobot – SMP 1 Kudus)
Penata Cahaya Terbaik: Andy Prasetyo (Teater Bobot – SMP 1 Kudus)
Penata Rias & Kostum Terbaik: Sabila El Naja (Teater Jasmine – SMP 1 Jati)
Penata Set & Properti Terbaik: Radiski Pratama Wibowo (Teater Lembah Manah – MTs 1 Kudus)
DAFTAR JUARA FTP XV 2025 (TINGKAT SMA)
🏆 PENGHARGAAN KELOMPOK
Teater Terbaik: Teater Patas (SMA 1 Bae)
Teater Favorit: Teater Patas (SMA 1 Bae)
🎭 PENGHARGAAN INDIVIDU
Sutradara Terbaik: Dian Novita Elly (Teater Patas – SMA 1 Bae)
Aktor Utama Terbaik: Muhammad Fathir Algifachri (Teater Patas – SMA 1 Bae)
Aktris Utama Terbaik: Naeva Faiha Ariftawidya (Teater Abong – SMA 2 Bae)
Aktor Pendukung Terbaik: M. Muhatir Roziqul Ilmi (Teater Sage – SMA 1 Gebog)
Aktris Pendukung Terbaik: Viona Yekholya Bernike (Teater Patas – SMA 1 Bae)
🎨 PENGHARGAAN ARTISTIK
Penata Musik Terbaik: Ethan Levi Tirta (Teater Patas – SMA 1 Bae)
Penata Cahaya Terbaik: Farras Nararya Hady (Teater Patas – SMA 1 Bae)
Penata Rias & Kostum Terbaik: Muhammad Rafasya Yusuf (Teater Dejavu – SMK Tamansiswa)
Penata Set & Properti Terbaik: Farras Abdurrasyad (Teater Sage – SMA 1 Gebog).
Ali Bustomi













