WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, menggelar turnamen catur cepat (rapid) sistem Swiss 6 babak dengan waktu pikir @20+0. ”Turnamen ini, terselenggara atas kerjasama Percasi Wonogiri dengan Kedai Kopi Jatisrono,” jelas Ketua Percasi Kabupaten Wonogiri Drs Hartomo.
Semalam, Hartomo, menyatakan, turnamen catur cepat sistem Swiss ini, diikuti sebanyak 43 orang pecatur dari seluruh pelosok Kabupaten Wonogiri. Tujuannya, sebagai upaya melakukan pembinaan atlet catur dan menggali potensi bibit atlet pecatur andal. Melalui turnamen, mereka adu mahir dalam memenangi pertandingan, demi kompetisi menciptakan prestasi.
Catur cepat sistem Swiss adalah turnamen tanpa eliminasi untuk pemain banyak. Di mana pemain dipasangkan berdasarkan skor mereka di babak sebelumnya (pemenang dengan pemenang, yang kalah dengan sesama yang kalah) dalam sejumlah babak tetap. Ini untuk memastikan setiap pemain bertanding melawan kekuatan tanpa mengulang lawan.
Yakni untuk menentukan pemain dengan point tertinggi di akhir turnamen sebagai pemenang. Sistem ini, efisien untuk acara besar, karena pemain terus bermain meskipun kalah, tidak seperti sistem gugur, dan menawarkan permainan yang lebih beragam daripada sistem kompetisi penuh.
Rasendrya
Hasil akhir turnamen, menempatkan Atlet Catur Junior, Rasendrya, siswa SMA Negeri Purwantoro, Wonogiri, masih yang terkuat untuk ketegori umum di Kabupaten Wonogiri.
Sebagaimana pernah diberitakan (suarabaru.id, 17 September 2025), Pecatur Junior asal Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Rasendrya Abhita Valda (17), berprestasi meraih gelar juara pertama kejuaraan umum catur terbuka tingkat nasional 2025. Open turnamen catur bergengsi di Tanah Air ini, digelar di Yogyakarta memperebutkan piala Rektor Universitas Gajah Mada (UGM).
Sebelumnya, dalam open turnamen catur 2025 dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) SMA Negeri 5 Madiun, Jawa Timur, Rasendrya, meraih gelar juara pertama. Dalam kejuaraan catur di Madiun tersebut, Rasendrya, menjadi bintang yang tidak terkalahkan.
Rasendrya, siswa Kelas 2 SMA Negeri 1 Purwantoro Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah ini, merupakan anak tunggal dari pasangan suami istri Putut-Ririn Sasmitarini. Lahir di Wonogiri, Tanggal 25 Desember 2008. Pemilik sodiak Capricorn, Bintang berlambang Kambing Pegunungan ini, telah rajin berlatih catur sejak Kelas 3 Sekolah Dasar (SD).(Bambang Pur)













