blank
Pengurus cabang olahraga mengikuti rapat kerja KONI Kabupaten Magelang, hari ini (Sabtu, 20/12/25). Foto: eko

YOGYAKARTA (SUARABARU.ID) –
Prestasi olahraga tidak bisa diperoleh secara instan. Tapi butuh persiapan matang, kerja sama, gotong royong untuk memperoleh keberhasilan.

Ketua Umum KONI Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko, mengatakan hal itu ketika menghadiri rapat kerja KONI Kabupaten Magelang di Griya Persada, Kaliurang, Yogyakarta, Sabtu (20/12/25). Rapat kerja akhir tahun itu berlangsung 20-21 Desember 2025. Diikuti 37 cabang olahraga (cabor) anggota KONI.

Selebihnya Ketua KONI Jateng mengingatkan makna gotong royong dalam meraih keberhasilan olahraga. Yang tak kalah pentingnya adalah persiapan yang matang. “Dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 juga tidak bisa instan. Seyogyanya dari Januari harus training center,” harapnya.

Disebutkan, rapat kerja KONI adalah sarana untuk melakukan evaluasi pelaksanaan program pengurus dan mempersiapkan program kerja tahun 2026. Selain itu memberi kesempatan kepada anggota untuk menyampaikan hal-hal, berkait dengan pembinaan prestasi yang diharapkan bersama.

Terkait kehadiran dia dalam acara tersebut, salah satu hal penting adalah karena akan membentuk suatu target prestasi bukan untuk Magelang saja. Tetapi target prestasi untuk Jawa Tengah dan untuk Indonesia.

“Maka perlu kehadiran tataran organisasi setingkat lebih tinggi untuk menunjukkan orientasi apa yang mesti disinkronkan dan program-program ke depan yang penting bagi kita semuanya,” katanya.

Pada kesempatan yang sama dia sebutkan, dalam Porprov 2023,
Kabupaten Magelang menduduki peringkat ke-18 Jateng. Ketika itu memperoleh 13 emas, 20 perak, dan 25 perunggu. “Apa yang dicapai kan suatu kebanggaan,” ujarnya.

Kejar Prestasi

blank
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Mulyanto hadir di Raker KONI Kabupaten Magelang, hari ini (Sabtu, 20/12/25). Foto: eko

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Mulyanto, yang mewakili Bupati Grengseng Pamuji dalam acara tersebut berharap, semua cabang olahraga harus terus mengejar prestasi. Karena Kabupaten Magelang punya mimpi besar, bukan untuk berhenti berprestasi.

“Bahkan Pak Bupati sudah memulai upaya dengan visi misinya untuk mewujudkan Kabupaten Magelang yang aman, nyaman, religius, unggul dan sejahtera,” katanya.

Di bagian lain dia memuji peran KONI selama ini. Kalau semula prestasi Kabupaten Magelang di Porprov berada di rangking tiga dari bawah, ternyata bisa meningkat menjadi ranking 18 Jawa Tengah.

“Hal itu atas peran besar dari KONI,” katanya.

Disinggung, tahun 2026 KONI akan mendapat dana hibah sebesar Rp 2,5 miliar. Tetapi di tahun yang sama akan ada Porprov. Dia berharap, semoga bisa mendapat tambahan.

Ketua Umum KONI Kabupaten Magelang, Giyat Sasmoyo, menyebutkan, rapat kerja tersebut selain sebagai amanat anggaran dasar dan anggaran rumah tangga, juga sebagai bahan untuk evaluasi kerja selama tahun 2025. Serta akan merancang program kerja satu tahun ke depan, yakni tahun 2026. Tujuannya agar KONI dapat meningkatkan prestasi olahraga secara efektif dan efisien.

Disebutkan, hasil kualifikasi Porprov Jawa Tengah, Kabupaten Magelang
bisa meloloskan 25 cabang olahraga. Dengan jumlah120 atlet yang siap berlaga di ajang Porprov tahun 2026.

Eko Priyono