Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo melalui Kasi Humas Polres AKP Anom Prabowo, menyatakan, penanaman massal penghijauan dilakukan di lereng perbukitan Gunung Watu Cenik. Lokasinya berada di sisi barat perairan Waduk Gajahmungkur, di wilayah Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri.
Jenis bibit yang ditanam terdiri atas Jambu Biji (Psidium guajava L) dan Rambutan (Nephelium lappaceum L). Jumlahnya sebanyak 15 ribu batang. Diharapkan, tanaman penghijauan jenis buah-buahan tersebut, mampu memberikan multifungsi. Satu sisi dapat menjadi penyedia pakan kera, agar tidak memangsa tanaman pangan milik petani.
Di sisi lain, memberikan manfaat sebagai upaya melakukan reboisasi dan konservasi tanah guna mencegah erosi di lereng perbukitan, dan dalam kiat pelestarian alam lingkungan. Upaya mencegah erosi, penting dilakukan demi mengurangi sedimentasi lumpur yang mendangkalkan perairan Waduk Gajahmungkur.
Gerakan massal penghijauan ini dilakukan oleh personel Polres dan TNI Kodim 0728 Wonogiri, bersama PLN, Akademisi, Perangkat Desa dan warga masyarakat. Diawali dengan penyerahan bibit tanaman penghijauan, yang kemudian dilanjutkan penanaman bersama.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program konservasi berkelanjutan yang digarap bersama Cabang Dinas Kehutanan (CDK) XI Wonogiri. Dengan melibatkan dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Wonogiri, Pemerintah Kecamatan Wonogiri, Pemerintah Desa, Kelompok Tani, serta perwakilan dari Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta.
Paralayang
Dalam sambutannya, Kepala Desa Sendang, Sukamto Priyowiyoto, menyampaikan terima kasih atas dukungan lintas sektor dalam menjaga ekosistem di perbukitan Gunung Cenik. Yakni kawasan wisata perbukitan di sisi barat perairan Waduk Gajahmungkur, yang selama ini menjadi lokasi take off atau lepas landas untuk penerbangan bagi para atlet dirgantara Cabang Paralayang dan Gantole.
Kades Sendang, Sukamto, menyatakan, Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri, kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, saat ini sedang menjalankan program penataan kawasan wisata dengan dukungan anggaran Rp 1 miliar dari Pemerintah Kabupaten Wonogiri. ”Penanaman pohon penghijauan, memiliki arti penting untuk reboisasi, sekaligus memperkuat konsep desa wisata ramah lingkungan,” tegas Kades Sukamto.
Kepala CDK XI Wonogiri, Ajub Wisnu Anggoro, menegaskan, kegiatan penghijauan ini menjadi langkah nyata untuk menciptakan masa depan lingkungan yang selaras bagi manusia, alam dan satwa liar. Utamanya kera ekor panjang, untuk memperoleh kemudahan dalam mencari makan, tanpa memangsa tanaman pangan milik petani.
Ia menambahkan, total bibit pohon buah yang ditanam dalam gerakan massalo penghijauan tersebut, jumlahnya sebanyak 15.000 batang. Penanamannya menyebar di empat lokasi, sebagai bagian dari agenda konservasi terpadu.
Sementara itu, Asisten Manajer PLTA Wonogiri, Sugiyo, berharap, kolaborasi ini mendapat dukungan penuh masyarakat. Disebutkan, geraan massal penghijauan ini, akan memberikan manfaat jangka panjang. Termasuk untuk meminimalisasi resiko bencana, serta memperkuat habitat satwa seperti monyet ekor panjang, yang banyak ditemui di kawasan tersebut.
Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, melalui Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, menegaskan, Polri hadir untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib dan kondusif. “Polres Wonogiri dan jajarannya, berkomitmen mendukung setiap program pelestarian lingkungan,” tegas Kapolres.(Bambang Pur)













