SEMARANG (SUARABARU.ID) – Kondisi Jalan Munasari, yang menjadi pembatas antara Kelurahan Pakintelan dan Kelurahan Patemon, Gunungpati, Kota Semarang kini sudah mulus.
Jalan yang sebelumnya banyak lubang di sejumlah titik kini sudah diaspal ulang oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang.
Warga RW 6 Kelurahan Watusari, Pakintelan, pun menyambut gembira realisasi program pengaspalan Jalan Munasari.
Kini jalan tersebut memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, terutama bagi pengendara yang melintas.
Ketua PKK RT 3 RW 6 Watusari, Supami mengungkapkan, rasa syukur atas selesainya pengaspalan tersebut.
“Alhamdulillah senang ada program pengaspalan. Jalan jadi mulus, warga jadi nyaman melewati jalan,” ujarnya saat ditemui saat kegiatan kerja bhakti, Minggu 7 Desember 2025.
Menurut Supami, kondisi Jalan Munasari sebelumnya cukup memprihatinkan. Banyak lubang di badan jalan yang membahayakan pengguna, terutama pengendara sepeda motor dan pejalan kaki.
“Dulu sebelum diaspal jalannya bolong-bolong, sangat membahayakan warga,” ungkapnya.
Upaya perbaikan sempat dilakukan secara swadaya oleh warga melalui kerja bakti dan gotong royong.
Namun, perbaikan tersebut hanya bersifat sementara dan belum mampu bertahan lama. Warga pun menyambut baik pengaspalan di jalan tersebut.
“Sudah mencoba diperbaiki secara gotong royong oleh warga, alhamdulillah akhirnya mendapat perhatian dari Wali Kota dan DPU,” ucapnya.
Pengaspalan Jalan Munasari dilakukan dengan lebar sekitar 4 meter dan panjang 877 meter.
Pengaspapan telah selesai akhir November lalu dan kini akses utama warga menjadi lebih lancar.
Dengan kondisi jalan yang mulus ini, menurutnya, aktivitas sehari-hari seperti bekerja, sekolah, hingga kegiatan ekonomi dapat berjalan lebih lancar.
Dirinya berharap, perhatian pemerintah terhadap infrastruktur di lingkungan permukiman dapat terus berlanjut.
Apalagi, wilayah Watusari terus berkembang. Tentunya, perluasan infrastruktur jalan umum sangat dibutuhkan.













