SEMARANG (SUARABARU.ID) Keluarga Mahasiswa Jepara Semarang (KMJS) Cabang UIN Walisongo secara resmi melantik 70 anggota pengurus baru untuk periode 2025–2026. Acara pelantikan dilaksanakan secara khidmat pada hari Minggu, 23 November 2025, bertempat di Gedung PPP Jawa Tengah, Semarang.
KMJS adalah organisasi daerah yang berperan sebagai wadah silaturahmi, pengembangan potensi, serta pemberdayaan mahasiswa Jepara yang menempuh pendidikan di Semarang. Kehadirannya menjadi jembatan yang memperkuat hubungan antar mahasiswa Jepara di lingkungan kampus. KMJS hadir sebagai rumah tempat setiap langkah, gagasan, dan perbedaan yang bertemu dalam satu tujuan yang sama, tumbuh bersama dan memberi kebermanfaatan yang nyata.
Kepengurusan baru ini dipimpin oleh M. Rafi Nawwaf, mahasiswa Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, didampingi oleh Aden Sandy selaku Ketua I dan Kumala Indah Pratiwi selaku Ketua II. Struktur kepengurusan melibatkan 70 anggota aktif dari tiga angkatan (Angkatan 2023, 2024, dan 2025), yang terbagi dalam Badan Pengurus Harian (BPH) dan lima Divisi strategis, yaitu Divisi Pengkaderan, Pemberdayaan Kesejahteraan dan Keagamaan (PKK), Olahraga, Komunikasi dan Informasi (Kominfo), serta Ekonomi Kreatif (Ekotif).

Pada momen pelantikan ini mengusung tema “Mengukir Harmoni, Meneguhkan Dedikasi : Membangun KMJS Berkembang, Bersatu, Berdaya.” Tema ini menggambarkan tekad untuk merawat harmoni dan kekuatan kolektif di tengah keberagaman karakter dan pemikiran, meneguhkan dedikasi dalam setiap amanah kepengurusan, dan menggerakkan KMJS ke arah yang lebih progresif. Melalui semangat kebersamaan dan komitmen kerja nyata, KMJS diharapkan mampu berkembang dalam kualitas, bersatu dalam langkah, dan berdaya dalam memberikan kontribusi kepada organisasi, civitas akademika, dan masyarakat luas, khususnya tanah kelahiran Jepara.
Acara pelantikan dibuka p dengan sambutan dari Ketua Pelaksana, Kumala Indah, dilanjutkan dengan sambutan hangat Wahyu Dwi Saputra selaku Demisioner Ketua Umum periode 2024–2025. Momen penting hadir dalam sambutan dari Aditya Ramadhan S.H. sebagai Ketua KMJS Pusat 2025, yang memberikan apresiasi tinggi kepada KMJS UIN Walisongo.
Ketua KMJS Pusat 2025 menyampaikan kekagumannya karena KMJS UIN Walisongo menjadi salah satu Orda yang mampu menjaga eksistensi dan tatanan regenerasi kepengurusan secara konsisten. “KMJS UIN Walisongo berhasil menjaga aturan main organisasi, tidak meloncati satu angkatan pun, dan tetap selaras dengan aturan yang dimuat. Di saat beberapa KMJS lain cenderung memilih ketua dari Angkatan 24, KMJS UIN Walisongo memilih ketua umum dari Angkatan 23 atau yang tertua, menjamin kesinambungan dan kematangan kepemimpinan,” ujar Ketua KMJS Pusat.

Inti dari acara pelantikan yang paling dinantikan adalah prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol kesakralan, dan dilanjutkan dengan pembacaan ikrar pelantikan. Seluruh pengurus terlarut dalam suasana khusyuk, membalas sumpah ikrar yang dipandu oleh Dr. H. Hendro Martojo M.M. selaku Pembina Pusat KMJS dan diikuti oleh semua pengurus KMJS cabang UIN Walisongo.
Setelah sesi pelantikan, acara dilanjutkan dengan penyampaian program kerja dari BPH dan lima divisi. Program kerja ini merupakan hasil pembahasan intensif pada Rapat Pra-Raker (sebelum pelantikan).
Program kerja yang diusung merupakan serangkaian gagasan dan ide-ide cemerlang untuk memperkenalkan budaya dan kearifan lokal yang ada di Jepara. Bahwa Jepara bukan hanya sekedar kota kecil yang ada di Jawa Tengah melainkan terdapat sejarah yang begitu kuat bagi kemerdekaan Indonesia, seperti contohnya Ratu Shima Kerajaan Kalingga (674 M), Ratu Kalinyamatan (1549–1579 M), dan Raden Adjeng Kartini (1879 M). tokoh-tokoh tersebut berperan penting dalam sejarah pemerintahan Indonesia khususnya bagi kaum perempuan, dimana perspektif orang kuno perempuan itu hanya Dapur, Sumur dan Kasur yang berhasil di hilangkan oleh Raden Ajeng Kartini. Perempuan itu Berdaya dan Bersinergi yang dapat melakukan apa yang ia cita-citakan. Tak hanya itu berbagai warisan kuliner Jepara, serta budaya yang ada di Jepara juga menjadi momentum yang ditunggu-tunggu dari KMJS UINWS untuk Jepara ‘Sang tanah kelahiran’.
Di tengah penyampaian program kerja, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab interaktif kepada forum. Sesi ini dipandu oleh Moderator Binta Hilwa selaku Sekretaris I, didampingi Alya Mahda selaku Sekretaris II.
Suasana forum dipenuhi semangat dan harapan yang bergelora. Program-program kerja yang disampaikan ditujukan untuk memperkuat sistem pengkaderan melalui Divisi Kaderisasi, meningkatkan kreativitas pemberdayaan yang dilandasi dengan akhlak dan moral melalui Divisi PKK, mengembangkan minat dan bakat melalui Divisi Olahraga, menyebarluaskan informasi dan teknik dokumentasi melalui Divisi Kominfo, serta mengasah jiwa kewirausahaan melalui Divisi Ekotif.
Ketua Umum baru, Rafi Nawwaf berpesan “kita semua yang ada disini adalah keluarga, mari bersama kita teguhkan niat untuk menghidupkan organisasi ini serta tingkatkan sikap guyub rukun dengan sesama anggota, kalau ada keluhan bisa diceritakan anggap kita semua sebagai keluarga, saling menghargai pendapat dan saling terbuka dengan yang lain. jangan sampe 70 orang yang ada disini terpecah belah dengan adanya konflik atau malah terjadinya miss-komunikasi, rasanya eman banget” tegas Ketua KMJS Cabang UIN Walisongo.
Acara Pelantikan dan Rapat Kerja diakhiri dengan sesi foto bersama dan pembuatan video closing yang semakin menegaskan kekompakan pengurus baru dengan jargon “Melambung tinggi, mengukir mimpi!” yang dipimpin oleh ketua umum baru yakni Rafi Nawwaf.
Seluruh pengurus berharap KMJS UIN Walisongo Semarang periode 2025–2026 dapat menjadi wadah berkumpulnya sedulur perantauan dari Jepara yang kuat, sehat dan saling bahu membahu dalam merealisasikan seluruh program yang telah direncanakan.
Pelantikan ini bukan sekadar momen seremonial, tetapi penanda perjalanan baru yang meneguhkan kesadaran bahwa perjuangan di perantauan memiliki makna lebih dalam. Di balik setiap proses mencari ilmu terpatri niat untuk kembali membawa cahaya pengetahuan, di balik setiap jalinan persaudaraan tumbuh kekuatan yang mempersatukan dan di balik setiap dedikasi tersimpan kerinduan untuk mengabdi pada Jepara. Jepara adalah tanah yang menanamkan nilai, membentuk karakter, dan memuat karya terbaik dari penerus keturunan Jepara.
Hadepe – Alya Mahda _ Crew KMJS Cabang UIN Walisongo Semarang .













