blank
PAUD) Tunas Bangsa Bulu Lor Semarang Utara Kota Semarang sedang menangkap ikan di lokasi eduwisata Soto Sawah, Jin, Kota Semarang. Foto: Ekprams

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Anak-anak Pos Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Tunas Bangsa Bulu Lor Semarang Utara Kota Semarang mendapatkan pendidikan outing class bertema “Flora dan Fauna”, melalui eksplore “Eduwisata Soto Sawah”.

Beberapa kegiatan yang diselenggarakan oleh komite PAUD tersebut antara lain menanam padi, menangkap ikan, pengenalan hewan unggas, eksplore kebun buah dan bermain di kolam kecil pada lahan persawahan dengan lokasi Soto Sawah Mijen Kota Semarang, Rabu 26 November 2025.

Anak-anak tampak bahagian bermain di sawah dengan dipandu pengelola yang akrab dipanggil Pak Satar. Lelaki  ramah tersebut mengajak anak-anak untuk berani turun ke lokasi penanaman, sepetak tanah persawahan yang sengaja di-setting untuk kegiatan outing class. Adapun pendampingan oleh para Bunda Paud Tunas Bangsa, yaitu Bunda Ratna Alam Sari, S.H., selaku Pengelola, serta para bunda lainnya yaitu Trisiyahanawati, A.Ma, Dwi Agus Retno Udiyanti Pramusinto, S.Pd; Pandu Setyorini Puji Rahayu, S.S dan Devita Ardhiana Utama, S.Pd.

Tandur dan Tangkap Ikan

Dalam acara tersebut anak-anak dipandu untuk langsung turun ke lokasi tandur/tanam padi didampingi beberapa bunda PAUD. Sebagian kecil yang lain sekitar satu hingga dua anak, ada yang semula ragu-ragu dan takut kotor, namun akhirnya berkecipak juga dengan turun ke areal persawahan.

blank
Anak-anak PAUD Tunas Bangsa Bulu Lor Semarang Utara, Kota Semarang mengikuti outing class bertema “Flora dan Fauna”, melalui eksplore “Eduwisata Soto Sawah” sedang berfoto dengan para bundanya. Foto: Ekprams

Kegiatan menanam bibit padi pun berlangsung lancar, diiringi tawa merdu anak-anak. “Lho, ternyata cara menanam padinya mundur,” ujar seorang anak yang tampak kaget.

Dia memang tidak pernah tahu sebelumnya, bahwa menanam padi itu caranya dengan jalan mundur. “Namanya tandur, yang merupakan singkatan kata nata mundur. Menata bibit tanaman dengan cara mundur,” ujar Pak Satar.

Usai menanam padi, acara dilanjutkan dengan menangkap ikan pada lokasi sekitar persawahan. Beberapa anak laki-laki ada yang piawai menangkap ikan dan kemudian memamerkan kepada teman-temannya. Sebagian yang lain bertepuk tangan saat ada temannya yang berhasil.

“Kegiatan outing class semacam ini dimaksudkan untuk meningkatkan percaya diri dan mengeksplor bakat, minat, dan keterampilan anak. Hasilnya, anak-anak senang, orang tua bangga, para guru pun Bahagia,” ujar Bunda Ratna Alam Sari.

Ekprams