SEMARANG (SUARABARU.ID)– Ketua Umum Pengprov PBSI Jawa Tengah, Basri Yusuf mengatakan, Festival Seneng Minton menjadi salah satu langkah untuk mendeteksi dan menumbuhkan bibit-bibit pebulutangkis berbakat sejak usia dini.
Hal itu seperti yang disampaikannya, usai membuka acara Festival Seneng Minton Semarang 2025, yang berlangsung di Polytron Stadium, Universitas Diponegoro, Semarang, Kamis (20/11/2025).
Menurutnya, dalam event yang merupakan kolaborasi antara Bakti Olahraga Djarum Foundation dengan Pengprov PBSI Jateng itu, juga menjadi sarana edukatif yang dirancang agar para siswa lebih mengenal dan mencintai olahraga bulu tangkis.
BACA JUGA: Perempuan dan Anak Rawan Terpengaruh Paham Radikalisme
”Seluruh rangkaian kegiatan ini kami kemas dengan unsur-unsur yang berkaitan langsung dengan bulu tangkis. Sekaligus sebagai upaya untuk mensosialisasikan olahraga ini kepada siswa sekolah dasar,” kata dia saat ditemui sejumlah awak media.
Pihaknya berharap, kegiatan ini dapat menumbuhkan minat bermain bulu tangkis, baik di kalangan anak-anak maupun orang tua mereka. Melalui dukungan masyarakat terhadap kegiatan di tingkat kabupaten dan kota, dia pun yakin proses pembinaan atlet dari akar rumput akan semakin kuat.
”Kota Semarang dipilih, karena menjadi salah satu lumbung atlet-atlet berbakat. Melihat peta pembinaan, selama ini regenerasi berjalan di klub saja. Melalui ajang ini, kami ingin menyentuh level akar rumput, dengan mendorong sekolah dan guru untuk menggalakkan ekstrakurikuler bulutangkis,” terang dia.
Pada kesempatan yang lain, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin menambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk menyemai rasa cinta terhadap olahraga bulu tangkis, dengan cara yang menyenangkan.
Hal ini agar siswa dapat menikmati permainan sambil belajar. Menggunakan format fun games yang inklusif, Yoppy berharap, event ini menjadi titik awal proses pembinaan, sehingga terlahir regenerasi pebulutangkis ndal untuk masa depan Indonesia.
”Dalam Festival Seneng Minton ini, kami ingin mengobarkan semangat dan menumbuhkan rasa cinta terhadap bulu tangkis dari level usia dini. Harapannya, proses pembibitan dapat dimulai dengan cara yang terstruktur dan masif,” ungkap Yoppy dalam keterangan tertulisnya.
BACA JUGA: Blora Tekan Inflasi dengan Inovasi BU DESI PLUS
Pada Festival Seneng Minton di Semarang kali ini, ada sebanyak 510 siswa kelas 1-3 sekolah dasar dari 17 SD di Semarang, yang ikut ambil bagian dalam perlombaan berformat fun games itu.
Selain Semarang, kegiatan yang sama juga telah diselenggarakan di berbagai kota di Jateng seperti Kudus (23-24 Juni), Solo (23 September), dan Purwokerto (8 November). Usai dari Semarang, kegiatan yang sama akan digelar di Kota Magelang, pada 11 Desember mendatang
Fun games ini menerapkan sistim perorangan, dengan penilaian pemenang berdasarkan catatan waktu tercepat. Untuk peserta kelas 3, terdapat lima jenis rintangan yakni, Service to Target, Shuttle Run, Pyramid Shuttlecock, Throwing The Shuttlecock dan Zig Zag Run. Untuk peserta kelas 1 dan 2, perlombaan Service to Target ditiadakan.
BACA JUGA: Jadi Pondasi Ekonomi Daerah, Pemprov Jateng Beri Perhatian Penuh pada UMKM
Sedangkan Throwing The Shuttlecock, melempar cock ke dalam lubang target. Zig Zag Run berlari melalui halang rintang secara zig zag. Usai menyelesaikan seluruh perlombaan, peserta harus menekan tombol timer selesai.
Masing-masing permainan itu, dirancang guna melatih motorik, koordinasi serta mengenalkan dasar-dasar teknik bulu tangkis, dalam bentuk permainan yang menyenangkan.
Setiap sekolah mengirimkan 6 siswa kelas 1, yang terdiri dari 4 putra dan 2 putri. Untuk kelas 2 terdapat 10 peserta tiap sekolah dengan komposisi 6 putra dan 4 putri. Pada kategori kelas 3, per sekolah mengirimkan 14 siswa, yang terdiri dari 8 putra dan 6 putri.
BACA JUGA: Kapolres dan Bupati Kudus Deklarasikan Sekolah Ramah Anak di TK Kemala Bhayangkari
Antusiasme peserta mengikuti Festival Seneng Minton ini, datang dari SDN Bangunharjo yang mengirimkan 30 siswanya. Guru Olahraga SDN Bangunharjo, Sumadi, mengapresiasi dukungan penuh dari pihak sekolah dan wali murid, yang ingin terlibat dalam upaya mengenalkan bulu tangkis kepada para siswa, yang sudah berjalan selama satu tahun ini.
”Alhamdulillah, kami mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, sebagai dasar membangun kegiatan ekstrakurikuler bulutangkis. Kami berharap, kegiatan ini bisa berkelanjutan, karena kami pasti akan ikut serta dalam kegiatan olahraga bulu tangkis,” jelas Sumadi.
Rasa antusiasme juga terlihat pada diri Muhammad Abdul Karim Jaelani. Siswa kelas 3 SDN Bendan Ngisor itu, berhasil menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 00:47.72. Jae, sapaan akrabnya, menyebut, keinginannya untuk mengikuti kegiatan ini, juga didorong sang ibu.
BACA JUGA: BPPKAD Blora Naikkan Target PAD Jadi Rp 527 Miliar
”Asyik banget, karena permainannya banyak. Mulai dari lari zig zag, lempar cock lalu service, terus lari untuk pencet tombol. Dari semua tantangan, aku paling suka service karena seru,” cerita Jae.
Para pemenang di tiap lomba mendapat piala, uang pembinaan dan hadiah dari sponsor, yaitu MilkLife, Dua Kelinci, Aice, Hundred dan produk Savoria. Selain itu, seluruh peserta juga mendapatkan goodie bag dari MilkLife, Dua Kelinci, produk Savoria dan Aice.
Daftar Pemenang:
Kelas 1 Putra
Juara : Aulian Zhafif Rafasya Wahyudi-SDN Tugurejo 01 – 00:42.41
Runner-up : Arzan Naufal Putra-SDN Tanjung Mas – 00:44.29
Semifinalis : Althaf Arkahfi Firzatullah-SDN Brumbungan – 00:44.51
Kelas 1 Putri
Juara : Audreena Hasna Kamila-SDN Petompon 02 – 00:43.36
Runner-up : Rafeeza Arsyzilla Putri-SD Islam Tunas Harapan – 00:43.62
Semifinalis : Alika Putri Dinanti-SDN Brumbungan – 00:44.74
Kelas 2 Putra
Juara : Azzam Fahri Ardana-SD Islam Tunas Harapan – 00:41.53
Runner-up : Arkana Rajendra-SDN Bangunharjo – 00:41.83
Semifinalis : Ahmad Surya-SDN Bandarharjo 01 – 00:42.38
Kelas 2 Putri
Juara : Afareen Chelsea Navalia-SD Bina Nusantara Semarang – 00:43.95
Runner-up : Cantika Putri Setiawan-SDN Petompon 02 – 00:44.65
Semifinalis : Rani Huwaida Fildzah-SD Islam Tunas Harapan – 00:45.59
Kelas 3 Putra
Juara : Muhammad Abdul Karim Jaelani-SDN Bendan Nngisor – 00:47.72
Runner-up : Muhammad Ar Rayyan Algivari-SD Islam Tunas Harapan – 00:48.48
Semifinalis : Qiano Aditya Tirta-SDN Bangunharjo – 00:49.21
Kelas 3 Putri
Juara : Dalisya Wilentia Putri-SDN Petompon – 00:53.43
Runner-up : Sandrina Jihan Cordellia-SDN Bangunharjo – 00:53.51
Semifinalis : Ava Laila Cahaya-SDN Brumbungan – 00:53.91
Riyan













