JEPARA (SUARABARU.ID) – Bupati Jepara Witiarso Utomo memerintahkan BPBD Kabpaten Jepara untuk ikut serta membantu meringankan beban korban tanah longsor Banjarnegara. Tim yang terdiri 10 relawan, 1 mobil serba guna, 1 ambulance dan 1 mobile rescue ini dilepas Bupati Jepara Senin (17/11-2025) malam. Tim ini akan fokus membuka layanan laundry pakaian untuk pengungsi.
Menurut Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Jepara, Arwin Noor Isdiyanto, untuk melaksanakan tugas ini tim membawa 3 unit mesin cuci, genset, sarpras pendukung laundry seperti sabun cuci dan pewangi, tenda, lampu penerangan, logistik pangan dan non pangan. “ Tim akan melaksanakan misi kemanusiaan selama 7 hari di bawah kendali operasi SKPDB di Banjarnegara,” ujar Arwin.

Ia juga menjelaskan, layanan laundry ini adalah hasil koordinasi dengan BPBD Propinsi Jawa Tengah menyusul kondisinya banyaknya pengungsi kehabisan pakaian bersih. “Sehingga BPBD Jepara mempunyai ide untuk membuka layanan laundry gratis untuk pengungsi dan di setujui oleh SKPDB Longsor Banjarnegara melalui BPBD Propinsi,” tuturnya.
“Untuk melaksanakan misi ini tim juga didukung oleh Disospermades, PMI, Basnaz, KRJ, IOF, relawan Dinsos dan lainnya,” pungkas Arwin Noor Isdiyanto.
Hadepe













