blank
Sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba dilakukan Polres Wonosobo di SMP Negeri 1 Mojotengah. Foto : SB/dok Humas Polres

WONOSOBO (SUARABARU.ID)-Upaya pencegahan dini terhadap penyalahgunaan narkoba kembali digencarkan Polres Wonosobo.

Satresnarkoba Polres Wonosobo melaksanakan sosialisasi “Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN)” di SMP Negeri 1 Mojotengah.

Kegiatan berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 11.00 WIB dengan menghadirkan dua pemateri dari Satresnarkoba, yakni Brigpol Tia Rahayu, SH, dan Nizar Hafidz Adwianto.

Materi difokuskan pada bahaya penyalahgunaan narkoba, pola penyebaran yang menyasar remaja, serta cara mengenali dan menghindari risiko pergaulan yang berpotensi mendorong penyalahgunaan zat terlarang.

Acara dibuka dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, dilanjutkan sambutan Kepala SMPN 1 Mojotengah Slamet Riyadi yang menegaskan komitmen sekolah terhadap penguatan pendidikan karakter dan pencegahan perilaku berisiko.

blank

 

Sesi penyampaian materi berlangsung interaktif. Para siswa aktif bertanya mengenai jenis narkoba yang kerap beredar di kalangan remaja, dampak kesehatan, dan langkah penanganan awal jika menemukan kasus di lingkungan sekitar.

Kegiatan diikuti sekitar 850 peserta. Mereka terdiri dari guru, siswa Kelas VII, VIII dan Kelas IX. Kegiatan berjalan tertib dan lancar dari awal hingga akhir. Para peserta tampak antusias mendengarkan paparan yang disampaikan pemateri.

Kasat Resnarkoba Polres Wonosobo, AKP Teguh Sukosso, SH, MH, mengapresiasi dukungan sekolah dan menegaskan bahwa upaya pencegahan dilakukan secara menyeluruh.

“Selain memberikan imbauan langsung melalui kegiatan sosialisasi, Polres Wonosobo juga terus menyebarluaskan edukasi P4GN melalui media sosial sebagai langkah memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa upaya represif tetap berjalan seiring dengan program pencegahan. Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba terus dilakukan untuk menghindari penyaluran narkoba, terutama bagi generasi muda.

“Proses penegakan hukum tidak berhenti. Pada bulan ini kami telah menangkap dua pengedar serta beberapa pengguna. Ini menjadi komitmen kami untuk menekan peredaran narkoba di Wonosobo,” tegasnya.

 

Muharno Zarka