blank
Dekan FT USM, Dr Purwanto menekankan pentingnya sikap percaya diri, santun, dan profesional, bagi para calon wisudawan. Foto: dok/usm

SEMARANG (SUARABARU.ID)- Dekan Fakultas Teknik Universitas Semarang (USM), Dr Purwanto ST MT, menekankan pentingnya sikap percaya diri, santun, dan profesional, bagi para calon wisudawan, dalam acara Pelepasan Wisudawan ke-74, yang digelar di Khas Hotel Semarang, Sabtu (15/11/2025).

Sebanyak 71 calon wisudawan dari tiga Program Studi Teknik Sipil, Teknik Elektro, dan Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), resmi dilepas untuk memasuki babak baru setelah menyelesaikan studi sarjana.

Doktor Purwanto menyampaikan, karakter kuat dan etika kerja yang baik, jadi bekal utama lulusan untuk menghadapi persaingan dan tantangan di dunia profesional.

BACA JUGA:Akreditasi Unggul Prodi Psikologi USM Jadi Keunggulan Wisudawan

”Karakter itu mencakup banyak hal, termasuk kemampuan komunikasi dan kerja sama. Banyak alumni kita sudah membuktikan, dengan percaya diri dan karakter baik, mereka bisa diterima di perusahaan yang mereka inginkan,” ucapnya.

Ditegaskan juga, kelulusan bukanlah akhir dari sebuah proses belajar, melainkan awal dari tantangan yang lebih besar di dunia profesional.

Dia mengingatkan, para calon wisudawan untuk terus mengembangkan kemampuan yang telah diperoleh selama studi, khususnya dalam aspek problem solving.

BACAJUGA: Fakultas Hukum USM Lakukan Wisuda Ke-74

”Ini bukan akhir dari mereka belajar, justru tantangan ke depannya akan lebih besar. Apa yang telah kami berikan selama studi, harus diterapkan dan terus dikembangkan. Terutama terkait kemampuan problem solving,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Wisudawan ke-74, Natanael Dyas Pramuditya dari Prodi PWK, turut menyampaikan kesan dan pesan mewakili para lulusan. Dia mengenang pengalaman intens selama mengikuti Studio PWK, yang menurutnya hampir serupa dengan kegiatan KKN, karena padatnya penelitian dan tuntutan kerja tim.

”Studio itu benar-benar pengalaman yang tidak terlupakan. Banyak drama, banyak proses yang harus dilalui, tapi akhirnya bisa selesai dengan kenangan yang baik,” ujarnya.

Riyan