WONOSOBO (SUARABARU.ID)-Sebanyak 300 warga di Wringinanom dan sekitarnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara gratis yang di gelar di Kelurahan Wringinanom Kertek Wonosobo, Minggu (9/11/2025) lalu.
Pemeriksaan kesehatan yang dipusatkan di SMP Negeri 3 Kertek di Wringinanom itu, merupakan bentuk kegiatan bakti sosial (baksos) dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 tahun 2025 di Kabupaten Wonosobo.
Ketua Panitia HKN ke-61 Kabupaten Wonosobo, Aan Rudiyanto, Rabu (13/11/2025), mengatakan pemeriksaaan kesehatan secara gratis tersebut melibatkan seluruh insan kesehatan di rumah sakit dan fasilitas kesehatan yang ada di Wonosobo.
“Dalam kegiatan tersebut, warga tidak sekadar melaksanakan pemeriksaan kesehatan tapi juga bisa melakukan konsultasi psikologi pada psikiater dan konsultasi kecantikan pada ahli kecantikan. Pemeriksaan kesehatan tidak hanya pada pasien yang sakit tapi juga bagi warga yang sehat,” katanya.
Menurut Aan, kegiatan tersebut dilaksanakan dengan melibatkan masyarakat luas sehingga memberikan manfaat kepada mereka terkait kesehatan. Karena masalah kesehatan merupakan hak asasi manusia yang harus diwujudkan.
“Kini, harus diakui, masih banyak masyarakat, terutama di daerah Wonosobo yang belum mendapatkan akses kesehatan yang memadai. Hal itu disebabkan oleh berbagai faktor. Seperti keterbatasan ekonomi, letak geografis dan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan,” ujarnya.
Untuk itu, menurut Aan yang juga tenaga medis di RSI Wonosobo, perlu ada kegiatan bakti sosial kesehatan agar bisa membantu screening masyarakat untuk mengetahui lebih awal jika ada masalah kesehatan dan tidak mengalami keterlambatan dalam penanganan kesehatan.
“Kami menyasar balita, ibu hamil, anak-anak dan lansia. Pelaksanaan pemeriksaan kesehatan berlangsung dengan memberikan edukasi kesehatan, screening kesehatan, konsultasi kesehatan dari berbagai profesi, pemeriksaan laboratorium dan pengobatan massal,” terang Aan.
Alur Pemeriksaan

Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Wonosobo Dr H Jaelan Sulat, SKes Ns MKes itu, dimulai dengan peserta melakukan registrasi dilanjutkan screening kesehatan dengan menimbang BB, mengukur TB, lingkar perut, pemeriksaan TD, nadi, suhu dan pengkajian kesehatan.
“Peserta lalu konsultasi dengan dokter umum, dilanjutkan dengan pemeriksaan laboratorium (cek GDS, cek asam urat dan cek kolesterol) berdasarkan instruksi dokter. Pasien yang mendapatkan pengobatan kemudian mengantri untuk mendapatkan obat dan edukasi terkait obat,” tuturnya.
Pengunjung yang tidak mendapatkan obat, lanjutnya, dapat langsung melakukan konsultasi ke beberapa stand kesehatan yang tersedia dari berbagai macam organisasi profesi.
Kegiatan bakti sosial pemeriksaan kesehatan gratis, melibatkan personil dari berbagai organisasi profesi. Seperti HAKLI, PARI yang bertugas melakukan registrasi dan melakukan pengukuran TB, BB dan lingkar lengan.
PPNI bertugas melakukan screening TD, suhu dan pengkajian kesehatan.
IDI melakukan pemeriksaan kesehatan. Personil PATELKI melakukan pemeriksaan laboratorium. PDGI memberikan pelayanan kesehatan gigi dan mulut.
Selain itu, PAFI bertugas menerima resep serta menyiapkan obat. IAI memberikan pelayanan informasi kesehatan. IBI bertugas memberikan pelayanan konsultasi dan pemeriksaan kesehatan pada ibu hamil, ibu menyusui, anak-anak dan balita.
IPK memberikan pelayanan psikologi. IFI melakukan melakukan pelayanan fisioterapi. PERSAGI memberikan pelayanan konsultasi gizi dan Klinik LBC bertugas memberikan pelayanan serta konsultasi masalah kecantikan.
Muharno Zarka













