PEKALONGAN (SUARABARU.ID) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tegal menyelenggarakan puncak Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2025 yang berlangsung di Hall H Djunaid Convention Center, Kota Pekalongan, Selasa (11/11/2025).
Kepala OJK Tegal Noviyanto Utomo menyampaikan bahwa
Puncak BIK menjadi wadah kolaboratif untuk memperkuat budaya literasi dan inklusi keuangan di daerah.
“BIK tidak hanya meningkatkan pemahaman masyarakat tentang sektor jasa keuangan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran finansial sejak dini. Diharapkan kegiatan ini dapat mendorong kepercayaan dan keberanian masyarakat dalam memanfaatkan produk dan layanan keuangan formal secara bijak guna mewujudkan kemandirian finansial,” ujar Noviyanto.
Puncak BIK 2025 digelar secara luring dan diikuti oleh sekitar 800 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan masyarakat umum.
Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan nasional BIK yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia sepanjang Oktober hingga November, melibatkan pelaku industri jasa keuangan, pemerintah daerah, dan lembaga pendidikan.
Wakil Wali Kota Pekalongan Balgis Diab yang turut hadir menyampaikan apresiasi
atas inisiatif OJK Tegal dalam mengedukasi masyarakat melalui pendekatan yang kreatif dan kolaboratif.
“Kami mendukung penuh upaya OJK dalam memperluas inklusi keuangan. Literasi keuangan yang baik akan menjadi fondasi bagi masyarakat Pekalongan untuk tumbuh mandiri dan tangguh secara ekonomi,” ujar Balgis.
Sementara itu, Rektor Universitas Pekalongan Andi Kushermanto, mengajak mahasiswa untuk menjadi pelopor perubahan di bidang keuangan. “Mahasiswa harus memiliki disiplin keuangan sejak dini agar menjadi generasi muda yang cerdas finansial dan mampu berkontribusi bagi pembangunan ekonomi,”
ujarnya.
Dalam pelaksanaan BIK 2025 di Kota Pekalongan, tercatat 700 pembukaan rekening saham baru hasil kolaborasi dengan Phintraco Sekuritas, Philip Sekuritas, dan
Sinarmas Sekuritas. Selain itu, kegiatan juga diramaikan oleh Financial Trading Competition (FINTRAC) 2025, kompetisi pasar modal tingkat nasional yang diikuti 296 tim dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
Kompetisi yang telah memasuki tahun keempat ini diselenggarakan oleh OJK Tegal bersama Bursa Efek Indonesia Kantor Perwakilan Jawa Tengah 1, perusahaan sekuritas, serta Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) perguruan tinggi di wilayah eks Karesidenan Pekalongan.
Melalui ajang ini, para peserta diharapkan tidak hanya berkompetisi secara virtual
dalam transaksi saham, tetapi juga berlatih mengelola risiko dan strategi investasi yang sehat.
Sebagai penutup, OJK Tegal menggelar Financial Talkshow bertema From Saving to
Investing ‘Cara Aman Naik Level Finansial’ yang menghadirkan investor senior Lo Kheng Hong serta Kepala Bursa Efek Indonesia Kantor Perwakilan Jawa Tengah 1, Fanny Rifqi El Fuad.
Talkshow menjadi ruang interaktif bagi masyarakat untuk memahami pentingnya pengelolaan keuangan pribadi dan investasi yang aman, dengan pesan utama menabung adalah langkah awal, berinvestasi dengan bijak adalah cara
naik level finansial.
Melalui rangkaian kegiatan BIK 2025, OJK Tegal berkomitmen untuk terus menghadirkan edukasi keuangan yang inklusif, humanis, dan berkelanjutan, dari kampus hingga masyarakat luas.
Isno M Wadmin













