JEPARA (SUARABARU.ID) – Puluhan petambak bandeng desa Ujungwatu, Kecamatan Donorojo, Jepara ingin dapat menjadi pemasok lauk program Bergizi Gratis di Kabupaten Jepara. Delapan puluh petambak yang berada di 7 kelompok ini tergabung dalam Koperasi Kalingga yang saat ini menjual hasil ikannya ke Juana, Kabupaten Pati.
Hal tersebut diungkapkan oleh Wiharsono, Ketua Koperasi Bandeng Kalingga Ujungwatu kepada sejumlah media yang menemui di kantornya di Ujungwatu Selasa (11/11-2025). “Anggota kami memiliki tambak seluas 200 ha dengan produksi sekitar 400 ton yang sebagian besar di jual ke Juana dalam bentuk mentah dengan harga sekitar Rp. 30 ribu per kg,” ujar Wiharsono yang didampingi Khabid Anwar, Bendahara Koperasi Bandeng Kalingga bersama sejumlah pengurus.
Bendeng dari Ujungwatu yang memiliki kualitas bagus dibandingkan dengan bandeng dari daerah lain inilah yang menurut Wiharsono kemudian diolah menjadi Bandeng Juana yang sangat terkenal.
Namun untuk menambah nilai tambah, petambak di Ujungwatu juga sudah mengolah dalam bentuk bandeng presto, abon dan otak-otak bandeng yang kualitas dan rasanya tidak jauh berbeda dengan Bandeng Juana.
“Namun kami kalah di pasar karena Bandeng Juana telah lama hadir dan bahkan telah memiliki branding yang kuat,” ujar Wiharsono yang didampingi Khabid Anwar, Bendahara Koperasi Bandeng Kalingga.
Karena itu harapan Wiharsono, bandeng yang dihasilkan oleh para petambak yang bergabung di Koperasi Bandeng Kalingga dapat menjadi pemasok lauk diberbagai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang menjadi unit pelaksana Makan Bergizi Gratis.
Ia memastikan ikan bandeng yang dihasilkan oleh petambak di Ujungwatu memiliki kualitas yang bagus karena di lakukan dengan budi daya yang baik. “Disamping itu juga didukung dengan kondisi air laut bagus dan belum tercemar,” tambahnya . Disamping itu juga telah dilakukan pengaturan jadwal tebar sehingga setiap saat dapat dilakukan panen, pungkasnya.
Hadepe













