blank
Mendagri Tito Karnavian bernyanyi bersama civitas academica UKSW. Foto: UKSW

Melahirkan Creative Minority Berdampak

Rektor UKSW menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas kepercayaan yang diberikan kepada kampus untuk menjadi wadah diskusi untuk melahirkan ide berdampak. “Banyak program dari kementerian yang selaras dengan semangat program strategis Proud (Progressive and Outstanding) UKSW yakni membentuk kampus yang berdampak bagi masyarakat,” katanya.

Ditegaskan, UKSW lahir dengan kekayaan keberagaman, tempat para mahasiswa belajar, berbagi pengalaman, saling mengenal, dan menjalin persahabatan lintas latar belakang. “Dari keberagaman itulah mereka kemudian tumbuh menjadi pemimpin yakni creative minority yang kembali ke daerah asalnya untuk membawa perubahan positif di lingkungan mereka,” ungkapnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, kampus hebat tanpa sekat tidak hanya menjadi tempat penyelenggaraan acara, melainkan juga berperan sebagai mitra strategis dalam menyebarluaskan informasi tentang program pemerintah yang berdampak langsung kepada masyarakat.

UKSW Media Strategis

Pada kesempatan tersebut Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menyampaikan, UKSW merupakan salah satu kampus yang menjadi media strategis dalam edukasi dan sosialisasi program pemerintah. Ia menuturkan pembangunan Jawa Tengah dilakukan dengan collaborate yaitu kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha.

“Kolaborasi dengan kampus berperan penting untuk mendukung eksistensi dan kemajuan ekonomi Jawa Tengah. Kehadiran Bapak Menteri hari ini menjadi bagian penting dalam menjawab kebutuhan generasi mudah saat ini dan di masa mendatang, khususnya terkait akses terhadap rumah layak huni,” tuturnya.

Tak hanya sosialisasi, kegiatan ini juga diisi dengan sharing session tentang Kredit Program Perumahaan oleh Staf Ahli Bidang Sistem Pembiayaan, Pencegahan Korupsi, dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Budi Permana dan Fasilitas Likuiditas Perumahan Kredit Program Perumahan oleh Komisioner BP Tapera Dr. Heru Pudyo Nugroho, S.E., M.B.A.

Kegiatan ini memberikan wawasan baru bagi para ratusan peserta. Diantaranya Vidiant seorang developer muda yang berasal dari Salatiga mengaku sosialisasi seperti ini memberikan gambaran dan membuka wawasan bagi masyarakat tentang program pemerintah. “Program KPP membantu pelaku UMKM meningkatkan usahanya serta membantu para pelaku UMKM yang sebelumnya mengalami kesulitan untuk memiliki rumah untuk usaha,” bebernya.

Acara ini merupakan salah satu kontribusi nyata UKSW untuk mendukung program Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek) Berdampak yang selaras dengan Asta Cita 4 memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, dan pendidikan.

Pencapaian gelar doktor ini menandaskan komitmen UKSW untuk berkontribusi dalam Sustainable Development Goals (SDGs) ke-1 tampa kemiskinan, ke-4 pendidikan berkualitas, ke-8 pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, ke-11 kota dan permukiman yang berkelanjutan, dan ke-17 kemitraan untuk mencapai tujuan.

Ning S