blank
Tiga petinju Jateng berfoto bersama, usai upacara pengalungan medali. Foto: dok/ist

PALU (SUARABARU.ID)– Tiga petinju Jawa Tengah sukses menorehkan prestasi gemilang, usai dengan menyabet tiga medali emas, dalam Kejurnas Tinju Amatir 2025, yang berlangsung di Jodjokodi Convention Center, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Rabu-Kamis (22-30/10/2025).

Dalam kejurnas yang diikuti 189 peserta ini, ketiga petinju Jateng yang merebut emas, Sivania Putri Ayu Nurrohmah di kelas 57 Kg Elite Putri, Gresty Alfons (63.5 Kg Elite Putra), dan Burhanudin Aduraf (75 Kg Elite Putra).

Jateng sendiri menurunkan empat petinju, dan hanya satu petinju yang belum berhasil, Dafa Rizki Pratama (-48 kg Elite Putra).

BACA JUGA: Jelang Peresmian, Akses Jalan Menuju TPA Bokong Semar Masih Belum Siap

Dalam babak final yang dimainkan Kamis (30/10/2025), Silvania membuktikan diri sebagai petinju tangguh Nasional, dengan menundukkan Hadistita Junivia Robins (Kaltim), lewat kemenangan angka.

Demikian Gresty juga menang angka, atas petinju tuan rumah Moh Arif. Sedangkan peraih perak PON Aceh-Sumut 2024, Burhanudin, sukses menang abandon (undur diri), atas Muhammad Yasin (Kaltim).

Pelatih merangkap Manajer Tim Jateng Puspa Aprilia menyampaikan, pencapain tiga emas dari empat atlet yang dikirim ke Kejurnas, merupakan satu hal yang sangat membahagiakan dan disyukuri.

BACA JUGA: Stunting dan TBC Masih Menjadi Persoalan Serius, Gubernur Ahmad Luthfi Terus Gencarkan Program Speling

”Setelah dari Piala Panglima TNI di Medan, yang belum genap satu bulan diikuti, kita mendapatkan tiga perak satu perunggu. Kini kami berhasil membawa pulang tiga medali emas, dari tiga partai final yang kami ikuti. Sebuah anugerah yang luar biasa,” kata Lia, sapaan akrabnya, saat dihubungi usai partai final.

Dia juga mengapresiasi kepada Pengprov Pertina Jateng, yang telah memberikan kesempatan emas bagi para atlet elite Jateng, untuk menambah jam terbang, sekaligus merancang evaluasi program ke depan.

”Harapannya, dengan ini kita dapat menyusun program bagi para atlet menuju Pra-PON 2027 dan PON 2028,” tandas juru taktik yang pernah dipanggil Pelatnas SEA Games 2023 itu.

BACA JUGA: Guna Kelancaran Perjalanan KA, KAI Daop 4 Semarang Lakukan Peninggian Rel di JPL 05 Kaligawe 

Soal penampilan dan evaluasi kepada petinjunya, Lia menyebut, masih banyak yang harus dibenahi. Terutama peningkatan fisik dan penambahan eksplosif power untuk pukulan mereka.

”Mereka harus tambah kuat, karena tidak semua lawan kita di Indonesia turun di kejurnas ini. Petinju Jateng harus bangkit, kompak, untuk terus berjuang demi kejayaan. Kita tidak kalah dalam teknik, taktik dan strategi,” ungkap dia.

Prestasi di Palu ini, imbuh Lia, jangan membuat lengah. Tetapi harus jadi pemacu untuk lebih dahsyat lagi. Terlebih, tinju Jateng punya mimpi besar untuk berprestasi di Pra-PON dan PON nanti,” tandasnya.

Riyan