PACITAN (SUARABARU.ID) – Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji, berpesan, banggalah kalian menjadi yang pertama. Pesan pucuk pimpinan Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, ini disampaikan saat tampil menjadi inspektur upacara bendera di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA)-23 Pacitan.
Bagian Prokopim Pemkab Pacitan, mengabarkan, upacara bendera di SRMA-23 digelar Hari Senin (20/10/25), diikuti oleh ratusan siswa SRMA-23. Bertindak sebagai komandan upacara, Taufik Sudarminta dari Kelas 10-2. Dengan suara lantangnya, remaja asal Tegalombo tersebut, memberikan aba-aba tata upacara bendera kepada semua peserta upacara, sehingga jalannya upacara berlangsung khidmat.
Dalam amanatnya, Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji, menyampaikan rasa bangganya melihat dan mengikuti langsung kegiatan anak-anak SRMA-23 Pacitan. Bupati berharap, rasa bangga ini juga dirasakan para siswa semuanya, yang telah berkesempatan menjadi yang pertama dalam program sekolah rakyat ini.
“Pengalaman pertama ini, jika nanti anak-anakku sudah sukses, jangan lupakan dimana dulu kita dididik. Berikan motivasi untuk adik-adik tingkat kalian nantinya,” pesan Bupati Indrata Nur Bayuaji.
Bupati minta, para siswa untuk belajar sungguh-sungguh demi menggapai cita-cita. Pesan khusus Bupati, juga disampaikan kepada Kepala Sekolah (Kasek) dan Guru SRMA-23, untuk terus berpikir dan bekerja secara maksimal. Menciptakan rasa senang di lingkungan sekolah, agar anak-anak dapat mengembangkan ilmu dan pengetahuan dengan rasa banga dan senang.
Dalam kesempatan tersebut, juga diserahkan seragam olahraga kepada perwakilan guru, kepala asrama, wali asuh dan penjaga sekolah.
Sekolah Rakyat adalah program pendidikan gratis berasrama yang ditujukan untuk anak-anak dari keluarga miskin ekstrem. Tujuannya, memberikan akses pendidikan berkualitas yang merata. Program ini, menawarkan pendidikan formal setara SD hingga SMA, dengan kurikulum nasional yang diperkuat dengan pembentukan karakter, keterampilan hidup, serta penguatan nilai kebangsaan dan kemandirian. Semua kebutuhan siswa seperti pendidikan, tempat tinggal, makanan, dan kesehatan ditanggung sepenuhnya oleh negara.(Bambang Pur













