JEPARA (SUARABARU.ID)- Civitas akademika Universitas Islam Nahdaltul Ulama (Unisnu) Jepara bersama Universitas Muhammadiyah Kudus (UMK) kembali membuat terobosan dengan mengangkat produk lokal hasil olahan masyarakat.

Bertajuk “Market Day” Unit Usaha Dapur Sehat (UUDS), tim Unisnu dan UMK yang terdiri dari para dosen melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) menggandeng lembaga pendidikan RA Nurul Huda, Bawu, Batealit, Jepara untuk menyusun jajanan sehat, dan menawarkan hasil olahan mereka kepada para pengunjung.
Menurut salah satu anggota PkM, Dina Amalia, kegiatan Market Day ini bukan sekadar ajang jual beli biasa, melainkan sebagai sarana diseminasi produk hasil inovasi UUDS yang dikembangkan melalui kegiatan PkM agar lebih dikenal oleh masyarakat luas.
“UUDS sendiri merupakan model pengembangan dapur sehat berbasis sekolah yang mengedepankan aspek gizi, kreativitas, dan pemberdayaan komunitas sekolah, sehingga dapat mendukung pembelajaran anak usia dini yang sehat dan kontekstual”, ujarnya.
“Market Day ini kami selenggarakan sebagai bentuk diseminasi dan promosi produk hasil Unit Usaha Dapur Sehat. Harapannya, masyarakat dan lembaga pendidikan lain dapat melihat potensi pengembangan dapur sehat sebagai bentuk inovasi dan kemandirian lembaga PAUD,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala RA Nurul Huda Bawu, Sandra Molina, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Kami sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari kegiatan pengabdian ini. Market Day bukan hanya ajang promosi produk sehat, tetapi juga momentum untuk memperkenalkan inovasi lembaga kami kepada masyarakat,” ungkapnya.
Di akhir acara tim pelaksana PkM menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) yang telah memberikan dukungan pendanaan sehingga kegiatan diseminasi ini dapat terlaksana dengan baik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Apresiasi juga datang dari perwakilan pengawas madrasah dan Muslimat NU yang menilai bahwa kegiatan ini merupakan inovasi positif yang selaras dengan semangat pendidikan karakter dan kemandirian anak sejak dini.
Sebagai informasi, sebanyak 105 anak didik RA Nurul Huda beserta 80 wali murid menghadiri acara Market Day. Acara ini juga dihadiri oleh guru, unsur pengawas madrasah, yayasan penyelenggara RA Nurul Huda, perwakilan Muslimat NU Bawu, serta kepala lembaga-lembaga PAUD di bawah naungan IGRA Kecamatan Batealit.
Berbagai macam produk hasil olahan UUDS seperti ikan krispi, bawang goreng, cireng, puding karakter, dimsum, makroni skotel, chicken katsu, susu kedelai, dan jamu sendari. Produk-produk tersebut menjadi contoh nyata inovasi dapur sehat yang dikembangkan lembaga untuk menunjang edukasi gizi serta pembiasaan makan sehat sejak dini.
ua













