
“Melalui Job Fair ke-47 ini, kami berharap terjadi pertemuan produktif antara tenaga kerja dan dunia industri, sehingga penyerapan tenaga kerja semakin meningkat. Generasi muda diharapkan dapat menunjukkan etos kerja tinggi dan menumbuhkan talenta terbaik bagi kemajuan bangsa,” ujarnya.
Kolaborasi yang Menginspirasi
Salah satu mitra lama UKSW, Stella Maris School yang tergabung dalam Yayasan Kasih Abadi, turut hadir dalam kegiatan ini. Head of Human Resource Stella Maris School Handrow, S.Hum., M.A., menyampaikan apresiasinya terhadap konsistensi UKSW dalam menyelenggarakan Job Fair setiap tahunnya.
“UKSW adalah salah satu kampus Kristen terbaik di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara. Karena itu, kami mencari tenaga pendidik yang memiliki nilai-nilai Kristiani yang kuat, seperti semangat pelayanan dan tanggung jawab,” tuturnya.
Handrow juga berbagi pandangan mengenai kriteria pelamar ideal di era kini. “Pelamar perlu menonjolkan personal branding melalui CV yang menarik dan profesional. Jangan takut memulai dari bawah, semangat dan ketekunan akan membawa seseorang naik ke jenjang yang lebih tinggi,” ujarnya.
Sementara itu, Human Resources Business Partner (HRBP) Manager PT Haldin Pacific Semesta Rindriana Ayuretno, S.Psi., Psi., menilai Job Fair UKSW sebagai ajang yang efektif untuk menemukan talenta potensial. “Kami membuka posisi di bidang sales, engineering, dan internship. Yang paling utama bagi kami adalah kepercayaan diri dan kemampuan membawakan diri. Pendidikan penting, tapi kepercayaan diri adalah kunci pertama yang kami lihat,” jelasnya.
Rindriana juga menambahkan bahwa beberapa alumni UKSW telah bekerja dan berkembang di perusahaan tersebut. “Etos kerja mereka sangat baik dan loyalitasnya tinggi. Ini menunjukkan kualitas lulusan UKSW yang adaptif dan kompeten,” imbuhnya.
Dari Kesempatan Menjadi Kenyataan
Bagi sebagian job fighters, Job Fair UKSW telah menjadi titik balik dalam perjalanan karier mereka. Sigit Bayu Aji, peserta Job Fair dari Prodi Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UKSW, mengaku antusias mengikuti ajang ini. Ia telah mengunjungi sejumlah stan seperti World Finance, BCA Digital, dan SIM Niaga.
“Rules-nya jelas, sistem pendaftarannya mudah, dan perusahaan-perusahaan sangat informatif. Mekanisme pendaftaran daring dan tes langsung di lokasi sangat membantu pencari kerja. Sebagai fresh graduate, saya berharap Job Fair ini jadi jalan pembuka menuju karier yang saya impikan,” kata mahasiswa yang akan mengikuti wisuda pekan depan ini.
Bagi mahasiswa aktif seperti Lucky Denis Saputra dari Fakultas Psikologi angkatan 2023 yang sedang mencari informasi magang, kegiatan ini menjadi ruang belajar yang memperkaya wawasan karier. “Saya ingin mencari tempat magang dan memahami kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan agar bisa menyiapkan diri sejak dini. Dari Job Fair ini saya tahu kemampuan apa yang perlu saya kembangkan,” ujarnya.
Melalui Job Fair ke-47 ini, UKSW tidak hanya mempertemukan pencari kerja dengan penyedia lapangan kerja, tetapi juga menegaskan komitmen institusionalnya untuk mencetak lulusan yang siap beradaptasi dengan dinamika global. Kegiatan ini sejalan dengan Asta Cita poin 5, khususnya dalam upaya memperkuat jejaring kerja sama strategis dengan dunia usaha dan industri serta mewujudkan internasionalisasi pembelajaran berbasis relevansi kerja. Selain itu, inisiatif ini turut mendukung capaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 8, yakni Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, melalui penciptaan peluang kerja yang inklusif dan berkelanjutan.
Ning S













