blank
M. Irfan Khamid saat memberikan sambutan dalam kegiatan pembinaan Corps Brigade Pembangunan (CBP) dan Korp Pelajar Putri (KPP).

JEPARA (SUARABARU.ID)- Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) Jawa Tengah menegaskan pentingnya pembentukan karakter dan kepribadian kader yang berintegritas serta berjiwa pengabdian kepada bangsa. Hal itu disampaikan oleh Rekan M. Irfan Khamid saat memberikan sambutan dalam kegiatan pembinaan Corps Brigade Pembangunan (CBP) dan Korp Pelajar Putri (KPP) yang mengusung tema“Gema Sang Patriot Pembangunan.

Menurutnya, pembentukan pribadi kader tidak hanya berkaitan dengan kemampuan fisik atau kedisiplinan semata, tetapi juga menyangkut moralitas, wawasan kebangsaan, dan akhlak yang mencerminkan jati diri pelajar dan santri.

“Pembentukan kepribadian kader ini bukan dimaksudkan untuk memonopoli kedisiplinan seperti militer, tetapi agar santri dan pelajar mampu menaati nilai perjuangan serta cita-cita besar bangsa Indonesia,” ujar M. Irfan Khamid.

Kegiatan pembinaan yang berlangsung selama tiga hari ini diharapkan mampu mencetak generasi pelajar yang kuat, tangguh, dan siap memberikan kontribusi nyata. Ia juga menekankan bahwa semangat kader CBP–KPP harus tercermin dalam berbagai aspek kehidupan, baik dalam lingkup nasional, organisasi, maupun sosial kemasyarakatan.

“Saya berharap kader CBP dan KPP yang ditempa dalam kegiatan ini mampu menjadi pribadi yang membawa semangat perjuangan. Baik semangat kebangsaan maupun semangat ke-NU-an,” lanjutnya.

Irfan juga mengingatkan bahwa saat ini santri berada dalam sorotan publik, terutama di era digital. Karena itu, ia menegaskan agar para pelajar mampu mengontrol diri dan menjaga etika, baik di dunia nyata maupun di ruang media sosial.

Sebagai bentuk kepedulian lingkungan dan pengabdian kepada masyarakat, kegiatan ini juga diisi dengan sejumlah agenda sosial, seperti penanaman pohon, gerakan cinta lingkungan, dan penyediaan tempat sampah di beberapa lokasi. Kegiatan tersebut merupakan bentuk pendidikan langsung agar kader mampu membaur dengan masyarakat dan tidak menjadi kelompok elitis.

“Kita ingin membentuk pribadi kader yang dekat dengan masyarakat. Bukan mencetak generasi yang menjadi kasta elite dan jauh dari realitas sosial,” tegasnya.

Dengan rangkaian kegiatan pembinaan ini, PW IPNU Jawa Tengah berharap para kader dapat merefleksikan diri, menata niat perjuangan, dan terus memperbaiki diri sebagai bagian dari generasi pelajar penerus bangsa yang berkarakter, berakhlak, dan mampu berkiprah di tengah masyarakat.

ua/faqih/hamam