“Sudah tiga kali muncul, sebelumnya di Kaliputu dan Purwosari, dan semuanya bisa kami selesaikan dengan jalan damai,” jelasnya.

Untuk mencegah konflik serupa, polisi mengimbau agar paguyuban Madura rutin menggelar pertemuan serta menyosialisasikan aturan kepada anggotanya, terutama yang membuka usaha di Kudus. “Komunikasi harus dijaga agar tidak timbul kesalahpahaman. Dengan begitu, gesekan bisa dihindari,” tambah Subkhan.

Ali Bustomi