blank
Bupati Kebumen Lilis Nuryani memberi sambutan pada Pengajian Maulid Muslimat Al Kahfi dan Triwulan JPPPM Kebumen di Pondok Pesantren (PP) Al Kahfi Somalangu, Desa Sumberadi, Kebumen, Rabu (17/9).(Foto:SB/Prokopim),

KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Ribuan Muslimat Al Kahfi dan anggota Jam’iyyah Perempuan Pengasuh Pesantren dan Mubalighoh (JPPPM) Kebumen berkumpul di Pondok Pesantren (PP) Al Kahfi Somalangu, Desa Sumberadi, Kebumen, Rabu (17/9).

Acara yang digelar di PP Al Kahfi itu  merupakan gabungan dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan pertemuan Triwulan JPPPM.

Hadir istri Wakil Gubernur Jawa Tengah Nyai Nawal Nur Arafah, Bupati Kebumen Lilis Nuryani, para pengasuh pondok pesantren se-Jawa Tengah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan muslimat dan santri.

Dalam sambutannya Bupati Lilis Nuryani mengapresiasi kolaborasi antara pondok pesantren dan pemerintah daerah. Ia menekankan bahwa santri masa kini tidak hanya dituntut pandai mengaji, tetapi juga harus memiliki keterampilan praktis agar siap mandiri.

“Harapannya, para santri tidak hanya pandai mengaji, tetapi juga siap menjadi pribadi yang mandiri dan kreatif. Mereka bisa membuka usaha sendiri untuk masa depan yang lebih baik,”ujar Lilis.

blank
istri Wakil Gubernur Jawa Tengah Nyai Nawal Nur Arafah memberi pengajian Maulid Muslimat Al Kahfi di PP Al Kahfi Somalangu Kebumen Rabu 17/9.(Foto:SB/Prokopim)

Sebagai bentuk komitmen, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen telah meluncurkan program pelatihan digital marketing bagi para santri. Program ini diharapkan dapat membekali mereka dengan kemampuan yang relevan dengan perkembangan zaman.

Pada kesempatan ini, Bupati Lilis Nuryani juga menyampaikan kabar gembira terkait penurunan angka kemiskinan di Kebumen.

“Alhamdulillah, pada awal September kemarin, Kebumen berhasil menurunkan angka kemiskinan dari 15,71% menjadi 13,58%. Ini adalah penurunan sebesar 2,13%, yang merupakan penurunan angka kemiskinan tertinggi di Jawa Tengah,”jelasnya.

Capaian ini menjadi bukti kerja keras seluruh elemen masyarakat Kebumen dalam upaya meningkatkan kesejahteraan. Meski demikian, Bupati mengakui bahwa masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan.

“Pemerintah masih punya banyak PR, seperti perbaikan jalan, pengairan untuk petani, termasuk sarana dan prasarana madrasah maupun pondok pesantren. Insyaallah nanti kami wujudkan. Saya tidak ingin memberikan janji palsu,” tegas Lilis.

“Mohon kami juga diberikan masukan dan saran, karena membangun Kebumen tidak bisa sendirian. Kita harus bersama-sama,”tandasnya.

Sementara itu Nyai Nawal Nur Arafah, istri Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin , mengajak seluruh jamaah untuk memperdalam cinta mereka kepada Rasulullah SAW. Termasuk kembali meneladani akhlak dan ajaran Rasulullah SAW.

Komper Wardopo