WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Berlangsung dramatis, evakuasi seorang ibu rumah tangga (IRT) yang tercebur sumur. Ini berlangsung Kamis (18/9/25), di Lingkungan Pucung, Kelurahan Kedungrejo, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Wonogiri.
Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo dan Kapolsek Nguntoronadi AKP Tri Agus melalui Kasi Humas Polres AKP Anom Prabowo, menyatakan, korban dikenali bernama Tri Gunarwi (49). Aksi cepat tanggap dilakukan oleh personel Polsek Nguntoronadi Polres Wonogiri, dalam membantu mengevakuasi korban dari liang sumur berkedalaman sekitar 12 Meter (M).
Kejadian ini diawali saat suaminya yang mendengar suara keras ponsel korban tidak segera direspon, karena istrinya tidak berada. Kmeudian dilakukan pencarian. Dia kaget melihat papan penutup lubang sumur terbuka. Lebih kaget lagi, saat melongok ke dalam sumur, melihat istrinya dalam kondisi tidak berada di dalam sumur, dengan berpegangan pada pipa yang menjulur dari mesin pompa.
Suami korban, Kasman, segera meminta bantuan tetangga, kejadian ini segera dilaporkan ke Kepala Lingkungan dan diteruskan ke Kantor Kelurahan Kedungrejo serta ke Polsek Nguntoronadi. Begitu mendapat laporan, Kapolsek Nguntoronadi AKP Tri Agus, langsung memimpin tim gabungan untuk memberikan tindakan evakuasi pertolongan penyelamatan.
Proses evakuasi melibatkan relawan dari Search And Rescue (SAR) Wonogiri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri, Relawan Siaga Bencana dari Kelurahan Kedungrejo dan petugas medis dari Puskesmas Nguntoronadi. Ketua SAR Wonogiri AKP Setiyono, menjelaskan personel SAR yang mendatangi lokasi terdiri atas Eko Susanto, Ridwan Markawadi dan Faris Kurniawan.
Vertical Rescue
Mereka membawa serta peralatan vertical rescue dan satu set scuba. SAR Wonogiri tiba di lokasi Pukul 11.20 dan langsung melakukan tindakan evakuasi dengan teknik vertical rescue. Tim gabungan yang di dalamnya melibatkan relawan SAR, berhasil mengangkat korban dalam keadaan selamat.
Korban mengalami luka ringan pada tangan kanan dan menderita sesak napas. Setelah berhasil diangkat dari lubang sumur, korban langsung dilarikan ke Puskesmas Nguntoronadi untuk mendapatkan penanganan medis.
Kepada petugas, korban menuturkan saat itu secara mendadak seperti dilanda halusinasi. Dia merasa didatangi oleh dua orang yang tidak dikenal. Dalam kondisi terbawa halusinasi tersebut, kemudian mengikuti ajakan kedua orang tersebut. Dia baru tersadarkan, saat posisinya sudah di dalam lubang sumur.
Halusinasi adalah gangguan persepsi berupa sensasi palsu yang dialami seseorang melalui panca inderanya. Halusinasi dapat melibatkan berbagai indra. Salah satunya halusinasi visual, yakni melihat sesuatu yang sebenarnya tidak ada, seperti ada kehadiran orang atau makhluk hidup lainnya.(Bambang Pur)













