blank
Mesin Spray Portable Ketika digunakan untuk memfasilitasi menyemprot pestisida untuk pertanian jagung milik warga anggota Kelompok Tani Sido Maju.Foto: Amaliya

KENDAL (SUARABARU.ID) – Tim dosen Program Studi Teknik Industri Universitas Stikubank (UNISBANK) Semarang menghadirkan inovasi teknologi penyiraman tanaman dengan spray portable bertenaga surya untuk Kelompok Tani Sido Maju di Desa Juwiring, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal. Program ini merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan efisiensi produksi pertanian.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) UNISBANK Semarang yang diketuai oleh Firman Ardiansyah Ekoanindiyo, S.T., M.T., bersama dua anggota yakni Dr. Drs. Kasmari, M.MSi. dan Sri Eniyati, S.Kom., M.Cs.. Mahasiswa yang terlibat adalah Juans Virnando dan Vinsensius Padre L. Neno.

blank
Serah Terima Mesin Spray Portable oleh Ketua pkm firman Ardiansyah Ekoanindiyo didampingi oleh Andreas Albertinus, Ngaluwi, Antoni Yohanes dan Ketua Poktan Sido Maju. Foto: Amaliya

Inovasi berupa mesin spray portable tenaga surya dikembangkan untuk membantu petani dalam melakukan penyiraman lahan secara lebih hemat energi, mengurangi ketergantungan pada pompa berbahan bakar fosil, sekaligus menekan biaya produksi.

Program ini dilaksanakan di Kelompok Tani Sido Maju Desa Juwiring, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal, wilayah dengan 180 hektar sawah yang menjadi penopang utama perekonomian masyarakat. Kegiatan berlangsung pada tahun 2025, dengan rangkaian program sebelumnya berupa silaturahmi, peninjauan lapangan, dan Focus Group Discussion pada 3 Juni 2025, serta sosialisasi program dengan perangkat desa dan kelompok tani pada 21 Juni 2025 dan telah dilaksanakan serah terima mesin Spray Portable oleh Tim PKM dosen UNISBANK kepada Ketua Kelompok Tani Sido Maju pada tanggal 13 September 2025.

Selama ini petani menghadapi kendala biaya produksi tinggi akibat penggunaan pompa berbahan bakar fosil dan pemasaran hasil panen yang masih bergantung pada tengkulak. Teknologi ini ditujukan untuk meningkatkan efisiensi penyiraman, memperbesar keuntungan petani, dan mendorong keterhubungan dengan pasar digital agar hasil panen dapat dijual dengan harga lebih baik.

blank
Pemanfaatan Mesin Spray Portable Tenaga Surya sekaligus sebagai pompa air untuk mengairi pertanian warga. Foto: Amaliya

Mesin spray portable ini menggunakan panel surya 72 sel dengan dimensi sekitar 2,10 x 1,10 meter, berat 35 kilogram, dan kapasitas daya 5000 Watt. Rencananya, panel surya akan ditempatkan di rumah anggota kelompok tani yang lokasinya dekat dengan sawah untuk memudahkan operasional. Mesin ini akan digunakan secara bersama-sama oleh seluruh anggota kelompok tani.

Ketua Tim PKM UNISBANK Semarang, Firman Ardiansyah Ekoanindiyo, S.T., M.T., menyampaikan, “Dengan menggunakan teknologi ini diharapkan dapat mengurangi biaya produksi petani yang bergabung dalam Kelompok Tani Sido Maju, Desa Juwiring. Melalui efisiensi biaya, diharapkan keuntungan petani menjadi lebih besar.”

Ia juga menambahkan bahwa program ini memperoleh pendanaan dari Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia melalui skema PKM BIMA.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Sido Maju, Kariri, mengucapkan terima kasih kepada tim PKM UNISBANK. Ia mengatakan, “Mesin ini akan dimanfaatkan oleh anggota kelompok tani untuk mengurangi biaya produksi petani.”

Melalui inovasi spray portable bertenaga surya, Tim PKM UNISBANK Semarang tidak hanya menghadirkan solusi teknis bagi petani, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat tani dan penguatan ketahanan pangan di Desa Juwiring.

Amaliyatul HR