blank
Rumha korban ludes terbakar hingga tak bersisa akibat adanya korsleting listrik. Foto: dok Polsek Grobogan.

GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah di Desa Putatsari, Kecamatan Grobogan, Jawa Tengah, pada Jumat siang 12 September 2025, sekitar pukul 14.00 WIB.

Rumah kayu milik Solikin (73), warga Dusun Krajan RT 2 RW 1 Putatsari, ludes terbakar hingga rata dengan tanah tanpa menyisakan bangunan.

Asap tebal pertama kali terlihat oleh Rofiatun (32), tetangga korban, ketika dirinya tengah berada di depan rumah pada siang itu.

BACA JUGA : Ribuan Pelari Bakal Ramaikan Friendship Run Borobudur Marathon 2025, Ahmad Luthfi Minta Libatkan Banyak UMKM

Melihat asap semakin mengepul dari arah rumah Solikin, Rofiatun langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar.

Warga bergegas berdatangan dan mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun si jago merah terlanjur membesar.

Kobaran api begitu cepat merambat ke berbagai sudut karena bangunan rumah berbahan kayu. Tidak lama berselang, petugas Pemadam Kebakaran Satpol PP Grobogan tiba di lokasi untuk melakukan upaya pemadaman intensif.

Kapolsek Grobogan AKP Duddy Lukman Prabowo menjelaskan, rumah milik korban berbentuk limasan berukuran 15 x 15 meter dengan material kayu campuran.

Seluruh bangunan berikut perabotan, dokumen penting, serta barang berharga milik korban ikut musnah dilalap api tanpa sempat diselamatkan.

“Dalam kebakaran di Putatsari ini tidak ada korban jiwa,” ujar AKP Duddy Lukman saat dikonfirmasi.

BACA JUGA : Kisah Haru Kembar Manado: Nagita Lolos Super Tiket, Nacita Harus Tersisih Audisi PB Djarum

Meski demikian, kerugian materi yang ditanggung korban ditaksir mencapai Rp150 juta setelah rumah dan perabotan berbahan kayu dan surat-surat berharga turut terbakar.

Setelah api berhasil dipadamkan, Tim Inafis Polres Grobogan bersama Unit Reskrim Polsek Grobogan segera melakukan olah tempat kejadian perkara.

“Dari hasil pemeriksaan, diduga kuat penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Karena itu, kami imbau kepada warga agar waspada terhadap bahaya kebakaran. Selalu cek kondisi kelistrikan di dalam rumah dan pergunakan kabel yang berstandar SNI,” pungkas AKP Duddy.

TYA WIDYA