blank
Pengunjung Warung Mak E berswafoto dengan latar belakang menu makanan yang mereka santap dan suasana rumah joglo yang mengobati rindu. Foto : dok Tya Widya.

GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Warung Mak E di Desa Ngraji, Purwodadi, Grobogan, hadir sebagai tempat makan yang memadukan cita rasa masakan ibu dengan suasana rumahan.

Eko, pemilik warung, mengaku membuka usaha ini karena terinspirasi dari kenangan masakan ibunya yang selalu lekat di hati.

Mak E, menurut Eko, merupakan panggilan seorang anak untuk ibu mereka yang tinggal di Jawa. Maka, ia menamai Warung Mak E sebagai pengobat rindu masakan ibu.

blank
Eko (kaos putih) bersama para komunitas yang mampir ke Warung Mak E. Foto: Tya Widya.

Dengan persiapan hanya dua bulan, Warung Mak E resmi berdiri di Jalan Danyang-Kuwu, tepat di depan Pasar Tempel Ngraji.

BACA JUGA : Pemkot Tegal Beri Penghargaan untuk Atlet dan Pelatih Berprestasi

Pengunjung bisa menikmati aneka rumah masakan Jawa yang akrab di lidah, mulai dari tumisan hingga hidangan berkuah khas desa.

Tidak hanya menghadirkan menu Jawa dan khas Grobogan, Eko juga menambahkan rawon dari Jawa Timur dan Gudeg dari Yogyakarta.

Ia menjelaskan, menu sayur yang tersedia cukup lengkap, mulai dari sayur asem, bayam, lodeh, lompong, hingga sayur mangut.

Untuk hidangan tumis, Warung Mak E menyajikan oseng jantung pisang, daun pepaya, jamur, gudangan atau urap, ramesan, hingga banyar lombok ijo.

blank
Aneka sayur masakan Jawa di Warung Mak E. Foto: Tya WIdya.

Sejak pembukaan pada Juli 2025, sayur mangut menjadi menu yang paling laris di warung ini.

Selain itu, rawon juga mencuri perhatian pengunjung karena cita rasanya yang kuat dan berbeda dengan masakan lokal Grobogan.

Selain menu utama, Warung Mak E Ngraji juga menawarkan minuman favorit seperti kopi susu dan kopi cokelat.

Eko menegaskan bahwa bahan kopi yang ia gunakan berasal dari Temanggung, bukan kopi instan sachet yang biasa kita kenal selama ini.

Menurutnya, banyak pelanggan justru kembali karena rasa kopi asli yang lebih nikmat dan beraroma khas.

Sebagai pendamping kopi, tersedia jajanan tradisional seperti pisang goreng, jadah goreng, dan ketan kinco.

Untuk lauk, pengunjung bisa memilih gorengan, telur bacem, ayam goreng, ikan goreng, hingga aneka kerupuk.

Warung Mak E bukan hanya sekadar rumah makan, tetapi juga tempat bernostalgia dengan masakan ibu di kampung halaman.

blank
Bak di rumah sendiri, seorang pengunjung menikmati ketan kinco dan kopi cokelat. Foto: Tya Widya.

Suasana sederhana yang ditawarkan membuat banyak pengunjung merasa seperti sedang makan di rumah sendiri.

Bangunan joglo kayu jati dengan hamparan keramik sebagai lantainya betul betul memberi ruang seperti di rumah sendiri.

Promosi aktif melalui media sosial juga membuat Warung Mak E semakin dikenal masyarakat di luar Grobogan.

“Saat ini banyak yang datang dari sekitaran Purwodadi. Alhamdulilah, tempat kami juga sering jadi jujukan untuk makan siang dari instansi-instansi lain. Harapan ke depan, kita akan memberikan inovasi-inovasi baru untuk menjamu para tamu,” jelas Eko.

Dengan lokasi strategis di Ngraji, Purwodadi, rumah masakan Jawa ini menjadi pilihan favorit warga maupun pelancong.

BACA JUGA : Wali Kota Aaf Tekankan Penguatan Koperasi Kelurahan Merah Putih Kota Pekalongan

Eko berharap Warung Mak E bisa terus berkembang dan menjadi destinasi kuliner khas Jawa di Grobogan.

Bagi warga Purwodadi, Warung Mak E sudah menjadi tempat tepat untuk melepas rindu pada cita rasa masakan ibu.

Hanya dengan melintasi jalan Danyang-Kuwu dan berhenti tepat di depan Pasar Tempel, Anda bisa mencicipi masakan khas Warung Mak E ini.

Rasa Enak

Mira, warga Kalongan Purwodadi, mengaku baru pertama mencicipi masakan di Warung Mak E ini. Menurut Mira, aneka masakan di Warung Mak E ini bervariasi.

Ia mengaku menu makanan di Warung Mak E ini bisa menjadi pengobat rindu masakan ibunya.

“Belasan tahun sudah saya merantau di Purwodadi. Dan kebetulan ini ada Warung Mak E, dekat dengan rumah, baru dibuka, ternyata masakannya enak, bervariasi, dan menjadi pengobat rindu masakan ibu,” ungkap Mira.

TYA WIDYA