blank
Siswa antusias ikuti debat kandidat dalam pemilihan Ketua Osis di SMPN 1 Mayong. Foto: Aries Anisa

JEPARA (SUARABARU.ID) – Layaknya debat paslon dalam pilkada maupun pilpres, OSIS SMP Negeri 1 Mayong pagi ini (10/9) mengadakan debat terbuka bagi ketiga pasangan calon ketua dan wakil ketua OSIS. Ketiga paslon tersebut yaitu nomor urut 1: Ubaydillah dan Minata; Paslon nomor urut 2: Raditya dan Fairuz; Paslon nomor urut 3: Varo dan Amora.

Debat terbuka tersebut merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan Kokurikuler Project Based Learning (PjBL) Lintas Disiplin Ilmu dengan tema “Spensama Bersuara” yang berkolaborasi antara program kurikulum dan kesiswaan SMP Negeri 1 Mayong.

Debat dibuka oleh moderator, Ibu Sisca Nurzakiyah, M.Pd., Diikuti oleh ketiga panelis, yaitu Bapak Mustikan, M.Pd., Ibu Yayuk Kamalin, S.Pd., dan Ibu Kustinah, S.Pd. Sedikitnya ada tiga sesi yang berlangsung dalam debat kali ini. Tema-tema yang tersaji di setiap sesi pun beragam, mulai dari kedisiplinan, kepemimpinan, dan visi misi pada masing-masing paslon.

Suasana semakin seru dan memanas manakala para paslon melontarkan pertanyaan dan sanggahan terhadap paslon lainnya. Tidak hanya panelis, para siswa lain (calon pemilih) juga sangat antusias dalam melontarkan pertanyaan kepada masing-masing paslon yang mereka tuju.

blank
Panelis yang terdiri dari guru mengekplore kemampuan calon. Foto: Aries

Kepala SMP Negeri 1 Mayong,  Basuki, S.Pd,. M.Pd., sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Terlebih dalam kegiatan debat tersebut sangat menjunjung tinggi penalaran kritis, kreativitas, kemandirian, dan komunikasi yang merupakan bagian dari dimensi profil lulusan yang harus dicapai. Kepala sekolah juga menambahkan bahwa kegiatan debat tersebut sangat mengasah kemampuan bernalar kritis para paslon, termasuk sejauh mana melontarkan ide-ide cemerlang dalam merumuskan program kerjanya saat mereka terpilih nanti.

Rencananya, setelah debat paslon OSIS, Kamis (11/9) akan dilanjutkan degan pesta demokrasi pemilihan secara langsung Pasangan Calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS masa bakti 2025-2026. Pihak sekolah berharap, kegiatan kokurikuler yang sekaligus merupakan bagian program kesiswaan bisa bersinergi dan diselaraskan dengan kebijakan dan program sekolah secara keseluruhan.

Hadepe – Hesti Ambarwati