blank
Pengalungan cocard peserta dalam pembukaan program Your Proud Batch 3. Foto: UKSW

“Investasi terbaik adalah kemampuan yang ada dalam dirimu. Manusia dan waktu adalah hal terpenting. Menumbuhkan, ditumbuhkan, dan menghasilkan kebermanfaatan,” ujarnya.

Dr. Teguh Indra Bayu mengingatkan, AI tidak bisa dilepaskan dari kualitas input yang kita berikan. “Garbage in, garbage out. Maka literasi teknologi, logika komputasi, dan kemampuan membuat prompt yang baik menjadi kunci,” jelasnya.

Andi Taru Nugroho berbagi pengalaman praktis membangun Educa Studio sejak 2007. Ia menekankan value creation dan customer discovery sebagai pondasi bisnis yang tak tergantikan oleh algoritma. “Keluar dari gedung, temui pelanggan, dengarkan masalah mereka. AI hanyalah alat, nilai sejati lahir tidak bisa tergantikan oleh mesin yaitu interaksi dengan manusia,” tandasnya.

Euforia dan harapan juga hadir dari para peserta. Elisa Amalia Triananda, mahasiswa Ilmu Ekonomi FEB angkatan 2023 sekaligus anggota tim Sekar’e Arum, mengaku sempat tak percaya saat timnya lolos seleksi.

“Awalnya seperti mimpi. Tapi setelahnya kami sadar bahwa inilah saat untuk serius mengembangkan produk. Kami berusaha memanfaatkan bunga layu agar tidak terbuang sia-sia, mengolahnya menjadi potpourri ramah lingkungan. Dengan bantuan AI, kami semakin terbantu dalam desain dan visualisasi produk,” ungkap Elisa penuh semangat.

Kehadiran universitas dan mitra eksternal memperkuat ekosistem Your Proud. Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Boyolali (UBY), Ir. Sigit Muryanto, M.P., menilai program ini bukan sekadar ruang belajar, tetapi juga wadah mencetak wirausaha baru sejak dini.

“Kolaborasi ini memperkaya karena bisnis tidak mengenal batas wilayah. Mahasiswa dilatih jatuh bangun sejak awal, sehingga kelak mampu menjadi eco-sociopreneur yang tidak hanya mencari keuntungan, tetapi juga membawa dampak sosial dan lingkungan,” ujarnya.

Menempa Pionir Entrepreneur

Program ini ikut melibatkan beberapa universitas mitra lainnya yaitu Universitas Batik Surakarta, Universitas Ngudi Waluyo, dan Universitas Karya Husada, perbankan (Bank Jateng, BCA, BNI, BRI), Kantor Pos Salatiga, dinas terkait seperti Dinas Pangan dan Pertanian, Dinas Pendidikan, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil, dan Menengah, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), serta mentor-mentor profesional yang akan mendampingi hingga tahap inkubasi. Kegiatan ini semakin semarak dengan kehadiran UMKM di Selasar Lapangan John Osok UKSW.

Your Proud Batch 3 bukan sekadar program kompetisi bisnis mahasiswa, melainkan panggung pembentukan karakter wirausaha muda yang tangguh, adaptif, dan berintegritas.

Program ini turut mendukung Asta Cita Presiden poin Asta Cita 4 mengedepankan pengembangan sumber daya manusia, Asta Cita 7 membangun jejaring, kolaborasi, dan kontribusi bagi masyarakat, serta mendukung Pembangunan Berkelanjutan (SDGS) ke-4 pendidikan berkualitas, SDGS ke-8 pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, SDGS ke-9 industri, inovasi dan infrastruktur, SDGS ke-17 kemitraan untuk mencapai tujuan.

Ning S