KEBUMEN (SUARABARU.ID) –Setelah situasi kondusif, personel TNI, Polri serta Dinas Lingkungan Hidup, Kelautan dan Perikanan (DLHKP) langsung membersihkan Gedung DPRD Kebumen, Minggu (31/8) pagi.
Pembersihan ruangan DPRD Kebumen serta sekitar Alun-alun itu dilakukan pascaaksi mahasiswa dan elemen warga. Personel dipimpin langsung Dan dim 0709 Letkol Arm Purba Sudibyo didampingi Kabagops Polres Kebumen AKBP Setiyoko serta Kepala DLHKP Kebumen Asep Nurdiana.
Personel TNI dan Polri usai mengamankan Gedung DPRD segera membersikan sampah, kotoran dan juga material bangunan yang rusak dilempar pendemo. DLHKP menerjunkan sekittar 50 personel petugas kebersihan serta dua truk sampah ke halaman DPRD.

Menurut Dandim 0709, dirinya bersama Kapolres AKBP Eka Baasith Syamsuri dan Kabagops Polres AKBP Setiyoko, terus berada di sekitar Gedung DPRD sejak Sabtu (30/8) siang hingga Minggu (31/8) dinihari.
“Kami bertiga tidur di tenda, Salat Subuh di Masjid Agung, dan pulang sebentar ganti pakaian kembali ke sini sekaligus memantau situasi aman terkendalai. Kita melakukan pengamanan secara maksimal mendukung Polri dan satuan lain,”tandas Dandim.
Dandim mengimbau masyarakat Kebumen untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi. Dia mengajak seluruh masyarakat menciptakan keamanan dan ketertiban demi situasi daerah yang kondusif.”Aset Pemerintah itu juga aset milik kita, milik masyarakat, mari kita jaga bersama ,”tandas Dandim.
Sedangkan Kabagops Polres AKBP Setiyoko menyatakan, pihaknya melakukan pengamanan secara maksimal di dua titik sasaran demo. Yaitu di Polres dan DPRD Kebumen. Polres menerjunkan sekitar 376 personel dibagi dua. Didukung Kodim sekitar satu peleton di Polres, dan di DPRD TNI ada sekitar 40 personel.
Menurut Kabagops, pihaknya tetap berusaha menjaga Kamtibmas di Kebumen kondusif di tengah situasi yang memanas. Namun pihaknya mengimbau masyarakat tetap menjaga Kebumen aman dan kondusif, jangan sampai ada pembakaran atau anarkis.
“Mapolres dan DPRD ini milik kita semua dan mari kita jaga bersama. Unjuk rasa boleh, tetapi jangan anarkis dan kedepankan dialog secara humanis,”ujar AKBP Setiyoko.
Kabagops juga menegaskan, Polri bukan musuh pendemo. Polisi adalah teman dan sahabat masyarakat sehingga harus terus bersinergi.”Kita bersama TNI tetap mengamankan dan memantau terus DPRD dan sekitar Alun-alun sampai pagi kami bersama Kapolres dan Dandim siaga di sekitar DPRD,”tegas Kabagops.
Sementara itu Sekretaris DPRD Kebumen Munadi ditemui mengaku, belum bisa menghitung nilai kerugian akibat kerusakan DPRD. Yang jelas, semua kaca pintu depan dan dinding lantai satu dan lantai dua pecah. Namun ruangan Rapat Paripurna DPRD di lantai 2 aman.
“Sedang kita inventarisir kerusakan di DPRD. Alhamdulillah tidak ada staf Dewan yang terluka, namun ada yang terlempar kembang api. Ada pendemo yang melempari DPRD dengan kembang api, namun malam hari mulai kondusif karena TNI Polri bersikap tegas ke pendemo,”ucap Munadi yang ikut membersihkan DPRD bersama staf.
Komper Wardopo













