blank
Tim prajurit TNI-AD dari Koramil-21 Bulukerto Kodim 0728 Wonogiri, tampil menjadi instruktur dalam pelatihan pendidikan ketarunaan bagi para siswa Kelas X SMK Negeri 1 Bulukerto, Kabupaten Wonogiri.(Dok.Pendim 0728 Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – SMK Negeri 1 Bulukerto Kabupaten Wonogiri, mendatangkan personel tentara untuk pelatihan pendidikan ketarunaan bagi para siswa. Utamanya untuk melatih para siswa Kelas X Angkatan Tahun 2025.

Komandan Kodim (Dandim) 0728 Wonogiri Letkol (Inf) Edi Ristriyono beserta Komandan Koramil (Danramil)-21 Bulukerto Kapten (Inf) Hengky Nur Cahyadi, melalui Penerangan Kodim (Pendim) Pelda Indra, Kamis (28/8/25), menyatakan, untuk mendukung sukses kegiatan tersebut, ditugaskan sebanyak 5 prajurit TNI-AD dari jajaran Koramil-21 Bulukerto Kodim 0728 Wonogiri. Kelima prajurit yang menjadi Instruktur ketarunaan, dipimpin oleh Pelda Budi S.

Upacara pembukaan pelatihan ketarunaan, digelar di lapangan SMK Negeri 1 Bulukerto, lokasinya sekitar 60 Kilometer (KM) arah timur laut Ibukota Kabupaten Wonogiri. ”Ini merupakan pelatihan pendidikan ketarunaan Angkatan Ke-III Tahun  2025, diikuti oleh semua siswa Kelas X,” jelas Plt Kepala Sekolah (Kasek) SMK Negeri 1 Bulukerto, Gunarsi SPd, MPd. sembari menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak-bapak Tentara yang telah bersedia menjadi instruktur.

Selama pelatihan berlangsung, para siswa mendapatkan pendampingan dari Guru Pendamping Ketarunaan SMK N 1 Bulukerto. Mereka terdiri atas Giyarno, Afan dan Tyas. Juga melibatkan para Pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) setempat.

Pelatihan ketarunaan bagi siswa SMK, adalah pola pendidikan berbasis semi militer. Tujuannya, untuk membentuk karakter siswa, menumbuhkan sikap berdisiplin, membina jiwa kepemimpinan dan mengembangtumbuhkan sikap kerjasama siswa dan jiwa korsa.

Selama pelatihan, para siswa diberikan pembinaan pisik melalui pelatihan baris berbaris, gerak badan senam kebugaran jasmani, bimbingan tekni menggelar apel dan upacara. Kepada peserta pelatihan, diberikan pula pembinaan mental, etika, serta pemanfaatan waktu, sebagai upaya menumbuhkan sikap disiplin.

Tantangan

Pelatihan ketarunaan, bertujuan mempersiapkan siswa agar lebih siap menghadapi dunia kerja dan tantangan nyata dalam kehidupan di masyarakat. Karenanya, kepada para siswa ditanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kemandirian, rasa tanggung jawab, kejujuran dan sikap hormat.

Kepada para peserta juga diberikan pelatihan tentang kepemimpinan, cara berinisiatif, kemampuan memecahkan masalah dan kiat membangun kerja sama tim. Hal ini untuk membekali para siswa, agar mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja, saat melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL), supaya siswa siap menjadi tenaga kerja yang kompetitif.

Tim instruktur dari Koramil-21 Bulukerto, juga memberikan pembekalan tentang pendidikan kebangsaan. Ini diberikan kepada para siswa dalam upaya membentuk karakter yang kuat dan sebagai kiat mengembangsuburkan rasa cinta terhadap Tanah Air, melalui pemberian bekal wawasan kebangsaan (Wasbang).

Materi yang diberikan secara indoor di ruang kelas, yakni tentang nilai-nilai moral, etika, tata krama, serta kegiatan ibadah berjamaah. Juga diberikan pelatihan penanaman jiwa kepemimpinan dan keterampilan sosial. Ini dilakukan, melalui simulasi kepemimpinan, latihan mengambil keputusan, dan pembentukan kemampuan berpikir kritis.(Bambang Pur)