KEBUMEN (SUARABARU.ID) — Warga Kebumen antusias menyaksikan Karnaval Pembangunan memperingati HUT Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, pada Senin (18/8) siang.
Bahkan kreativitas peserta karnaval mampu memukau ribuan warga yang rela berpanas-panas di tepi jalan. Acara ini berjalan lancar sesuai jadwal, dimulai Pukul 13.15 WIB, di bawah terik matahari, dengan iring-iringan peserta yang bertolak dari Pendopo Kabumian.
Barisan terdepan dipimpin oleh Bupati Kemen Lilis Nuryani bersama suaminya, Mohammad Yahya Fuad, yang menyapa masyarakat dari atas mobil off-road.
Di belakangnya ada anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dr.Faiz Alauddien Reza, Ketua Tim Penggerak PKK Nurjanah, serta seluruh anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kebumen.

Panitia menyebutkan sedikitnya 107 kontingen terdaftar sebagai peserta karnaval. Namun, jumlah peserta diperkirakan jauh lebih banyak, karena ada peserta yang tidak mendaftar secara resmi.
Beragam kreasi unik dan menarik ditampilkan, mulai dari mobil hias yang dihias dengan kreatif hingga pertunjukan seni yang menghibur para penonton di sepanjang rute.
Di tengah keramaian, sebuah momen unik terjadi. Ketika azan Asar berkumandang dari Masjid Kauman, para peserta karnaval serentak mematikan pengeras suara (speaker) mereka sejenak, menunjukkan sikap saling menghormati.
Kirab Budaya
Setelah sukses dengan Karnaval Pembangunan, Pemerintah Kabupaten Kebumen akan kembali menggelar acara meriah. Kirab Budaya dan Grebeg Gunungan akan diadakan dalam rangka memperingati Hari Jadi Ke-396 Kabupaten Kebumen.
Acara tersebut akan dilaksanakan pada Kamis, 21 Agustus 2025, mulai Pukul 13.00 WIB, dengan rute yang sama persis seperti karnaval pembangunan.
Bupati Lilis Nuryani mengajak seluruh masyarakat untuk hadir.”Jangan lupa datang dan saksikan Kirab Budaya dan Grebeg Gunungan dalam rangka Hari Jadi ke-396 Kabupaten Kebumen, Kamis 21 Agustus 2025,”pesannya.
Komper Wardopo













