
Diawali dengan apel gabungan dipimpin Kasi Ops Basarnas Kota Semarang, Mulwahyono di Pos AL Tambaklorok pada Rabu (20/8/2025) pagi, pencarian terhadap para korban dilakukan oleh sekitar 30 personel yang tergabung dalam operasi pencarian akan dibagi menjadi tiga kelompok dengan sasaran di radius sekitar Dam Merah, bibir pantai, dan area kolam pemecah ombak.
“Kami bersama Basarnas, TNI AL, dan unsur terkait lainnya bekerja maksimal untuk menemukan tiga korban yang masih hilang. Pencarian diutamakan sesuai SOP dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas, mengingat kondisi ombak masih tinggi. Kami mohon doa dari masyarakat agar proses pencarian berjalan lancar,” ujarnya.
Menurutnya, peristiwa ini menjadi bahan evaluasi bersama untuk terus meningkatkan kesadaran bagi masyarakat yang beraktifitas di wilayah perairan.
“Tidak hanya nelayan, tapi juga para pemancing. Kami selalu mengimbau kepada masyarakat dalam melaut harus memperhatikan keselamatan, baik dari sisi sarana yang digunakan, orangnya sendiri juga harus menggunakan perangkat keselamatan seperti life jaket (pelampung),” sambungnya.
Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya para korban dalam peristiwa ini.
“Kami imbau kepada masyarakat khususnya para nelayan dan pemancing agar selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum berangkat dan tidak memaksakan diri saat situasi berisiko. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tandas Artanto.
Ning S













