blank
Sebuah stan menyajikan aneka makanan, hari ini (Minggu, 17/8/25). Foto: dok

KOTA MUNGKID (SUARABARU.ID) – Puluhan kios UMKM meramaikan peringatan HUT ke-80 RI di Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, Minggu (17/8). Beragam produk dan makanan dijual dengan harga terjangkau.

Koordinator Eksposisi se-Kecamatan Srumbung, Bayu Wijayanti, mengatakan, tahun ini jumlah peserta pameran mencapai 87 kios, berasal dari 17 desa. Terdiri warung PKK, lembaga sekolah dan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) se- Kecamatan Srumbung.

“Alhamdulillah, semua stan terisi,” kata Wijayanti di sela kegiatan.

Dia menjelaskan, pameran itu digelar setiap tahun, sebagai rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan RI di Kecamatan Srumbung. Stan pameran dibuka untuk umum, setelah upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi sekitar pukul 10.00 – 12.00 Wib.

Meski terbilang singkat, animo masyarakat sangat tinggi untuk berpartisipasi dan berbelanja di momen tersebut. Karena, eksposisi itu menjadi wadah masyarakat mengenalkan, sekaligus menjual produk unggulan mereka.

Berdasar pantauan dia, eksposisi se- Kecamatan Srumbung itu telah menggerakan roda ekonomi masyarakat secara signifikan. “Perputaran uangnya mungkin mencapai puluhan juta. Acara belum habis, beberapa stan sudah tutup, karena dagangannya sudah habis,” jelasnya.

Wijayanti menambahkan, ada yang menarik dari eksposisi setiap tahunnya, yakni sapu lidi. Alat pembersih sederhana itu merupakan buatan para siswa dan keberadaannya selalu diburu warga. Bahkan, karena potensi pohon kelapa di lereng Gunung Merapi itu melimpah, keberadaan sapu lidi kini menjadi ikon hampir di setiap kegiatan.

“Setiap stan pasti sedia sapu lidi. Selain menggerakan potensi yang ada di Kecamatan Srumbung, sapu juga melambangkan banyak hal terkait dengan kemerdekaan dan persatuan bangsa,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu peserta dari Desa Polengan, Parsudi, mengungkapkan, bahwa semua dagangan dia yang dipamerkan, merupakan titipan warga. Pada tahun ini Desa Polengan menampilkan produk aneka makanan dan minuman. Sedangkan paling laris dibeli pengunjung adalah makanan tradisional kimpul (talas) dan buntil (sayur daun talas).

Eko Priyono