blank
Acara ngopi bareng para awak media bersama Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, dikemas dengan tajuk ''Dalam rangka menjaga Harkamtibmas 'Pemberitaan Positif' di Kabupaten Wonogiri.''(Dok.Humas Polres Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Investor akan berminat masuk untuk menanamkan investasinya, manakala situasi Keamanan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) daerah kondusif. Dampaknya, dapat mengurangi pengangguran, meningkatkan kesejahteraan dan gangguan kriminal pun dengan sendirinya akan menurun.

Demikian dikedepankan Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, Kamis sore (14/8/25), pada acara silaturahmi ngopi bareng bersama awak media. Acara yang diinisiasi oleh Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo ini, menjadi pertemuan perdana AKBP Wahyu Sulistyo sebagai Kapolres baru di Wonogiri dengan insan wartawan. Kegiatan ini, dikemas dengan tajuk ”Dalam rangka menjaga Harkamtibmas ‘Pemberitaan Positif’ di Kabupaten Wonogiri.”

Ikut hadir mendampingi Kapolres, Kasat Narkoba AKP S Mulyanto, Kasat Lantas AKP Subroto, Kasat Reskrim Iptu Agung Sudewo, Kasai Intel Iptu Sutarto dan Kasat Binmas Iptu Raymond Daniel Titaheluw, Kasi Humas AKP Anom Prabowo beserta sejumlah staf Polres Wonogiri.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres, merasa sedih dan prihatin ketika mendapatkan laporan ada warga Wonogiri yang bunuh diri dengan cara gantung diri, karena dililit oleh sebab kesulitan ekonomi. Itu sebagaimana dilakukan oleh Sunardi (62) warga di wilayah Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Wonogiri.

Kata Kapolres, kasus gantung diri karena faktor kesulitan ekonomi tidak akan terjadi, bila warga sejahtera hidupnya. Untuk meningkatkan kesejahteraan hidup, kuncinya ada di sektor pendapatan warga yang berkecukupan. Kehadiran investor, akan menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan warga.

Menurut Kapolres, kalau ada investor yang masuk untuk menanamkan investasinya, niscaya akan berdampak positif pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat Wonogiri. Karena itu, diperlukan situasiKamtibmas  yang kondusif agar investor tertarik ke Wonogiri. Agar ke depan, tidak lagi ditemui orang bunuh diri karena dililit faktor kesulitan ekonomi.

Desimal

Terkait ini, Kapolres minta agar tidak ada Ormas yang mengganggu investor. Masyarakat diminta untuk melapor, jika menemukan adanya Ormas yang mengganggu maupun ada aksi premanisme.

Kapolres berharap, kehadiran investor ke Wonogiri dapat membuka peluang lebih banyak dalam penyerapan tenaga kerja. Yang dampaknya, dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan warga, sehingga dapat berkontribusi untuk menekan angka kriminalitas.

Kepada awak media, Kapolres berharap dapat menyampaikan berita secara berimbang, sehingga mampu memberikan wawasan yang positif bagi masyarakat. ”Bapak-bapak ini, adalah para pahlawan berita dan kami adalah penjaga keamanan. Semoga kita bisa berkolaborasi, untuk mewujudkan Wonogiri yang maju dan aman serta kondusif,” ujar Kapolres.

Sementara itu, awak media Joko Santoso dari Harian Kedaulatan Rakyat (KR), menyampaikan harapan agar hubungan baik yang telah terjalin selama ini, dapat terus dijaga dan semakin ditingkatkan. Sejumlah kasus yang belum tuntas penanganannya dan temuan baru yang berindikasi sebagai hal yang berpotensi menjadi perkara, disampaikan oleh Trianto Tus (portalika.com) dan Triyono (media tni-polri.com).

Bambang Pur (suarabaru.id), menyatakan, selama ini Polres Wonogiri menggunakan filosofi bilangan desimal dalam upaya membangun kemitraan dengan wartawan. Yakni berupaya menempatkan nilai 0 (nol) di belakang angka. Tujuannya, sekalipun angka terkecil 1 (satu), manakala di belakangnya ditambahi angka (nol) dari pemberitaan di media, dampaknya akan diperoleh nilai yang besar yakni 10 (sepuluh).

Lain halnya bila angka 0 ditempatkan di depan angka, dapat menjatuhkan perolehan nilai, karena menjadi lebih kecil dari bilangan satu. Bilangan desimal, ditemukan oleh Al Khawarizmi, Bapak Aljabar Dunia yang lahir di Ubekeztan dan besar di Irak. Dalam kesempatan itu, disampaikan sebait pantun: ”Beli kates ke Pasr Pagi, Jangan lupa membeli duku. Selamat datang Pak Kapolres bertugas di Wonogiri. Kami berdoa sukses selalu.”(Bambang Pur)